Interoperabilitas adalah kesanggupan beberapa tata cara untuk saling berkomunikasi dan bertukar data baik secara rela time ataupun tidak. Spotify yaitu layanan musik streaming komersial Swedia yang menawarkan hak digital administrasi yang dilindungi konten dari label rekaman dan perusahaan media. Secara rancangan, Spotify memungkinkan penggunanya mengakses lagu-lagu secara gratis maupun berbayar. Layanan itu menyediakan aneka macam lagu dari label rekaman dunia, seperti Sony, EMI, Warner Music, dan Universal. Genius yakni perusahaan media unik yang menyediakan isu lagu, lirik dan maknanya yang disokong oleh masyarakat, tim kreatif dan para seniman itu sendiri. Genius menghidangkan pengetahuan musik terhadap lebih dari 100 juta orang setiap bulan di Genius.com dan penggemar musik di seluruh penjuru dunia. Komunitas Genius telah bermetamorfosis kekuatan yang berpengaruh dari lebih dari 2 juta kontributor, editor, dan pemusik yang mendaftar untuk mendiskusikan dan mendekonstruksi lagu favorit mereka dengan penggemar di seluruh dunia. Tim inovatif Genius menyinari kisah-kisah di balik musik yang diciptakan oleh musisi. Mereka bekerja dengan seniman dan komunitas untuk mengubah wawasan dan persepsi orang dalam menilai dan mendengarkan lagu. Spotify ingin mengembangkan profilnya selaku platform lebih dari sekedar mendengarkan musik. Dan untuk itu, spotify mencoba melakukan integrasi dengan Genius. Genius merupakan startup yang memberi catatan lirik musik dan konten online yang lain, untuk memberikan backstory dan komentar yang timbul ketika melaksanakan streaming lagu. Analisis Teknologi Integrasi 1. Pendekatan Interoperabilitas Aplikasi Spotify dapat memperlihatkan lirik sekaligus makna dibalik tiap baris lirik dari sebuah lagu dengan menggunakan data dari Genius yang di integrasikan kedalam aplikasi Spotify. Teknologi integrasi yang dipakai Spotify ialah dengan memakai API yang disediakan oleh Genius untuk mengakses data pada server Genius. Pendekatan interoperabilitas yang dijalankan oleh aplikasi Spotify tersebut masuk dalam level teknis dan sintaksis (Badr et al, 2011) yang mana dalam proses susukan datanya telah tersedia protokol yang dipakai sehingga aplikasi Spotify mampu mengakses dan memperlihatkan data lirik beserta makna dibalik tiap baris lirik menurut pada data yang disediakan oleh Genius. 2. Arsitektur Interoperabilitas Berdasarkan pada dokumentasi dari API Genius bahwa semua API yang ditawarkan oleh Genius akan memperlihatkan tanggapanberbentukdata dalam bentuk JSON. Aplikasi Spotify mengakses data dari Genius melalui API yang disediakan oleh Genius. Format data response API Genius berupa JSON dan protokol yang dipakai yakni HTTP. Berdasarkan hal tersebut sudah jelas bahwa arsitektur interoperabilitas pada Spotify dan Genius menggunakan gaya Client/Server. Model Akses Data Oleh Spotify Pada Server Genius Penggunaan API Genius menawarkan beberapa fitur untuk mampu mengakses beberapa data yang ditawarkan mirip, lirik lagu, nama penyanyi, halaman tententu dari Genius, search dan profil penyanyi. Akses lirik lagu, penyanyi dan halaman tertentu dari Genius mesti menggunakan ID yang spesifik. Sedangkan untuk Search pada API Genius tidak membutuhkan ID yang spesifik melainkan hanya membutuhkan kata kunci saja karena fitur search ini mempunyai kesanggupan untuk mengakses semua konten pada Genius. Tentu saja aplikasi Spotify kemungkinan besar menggunakan fitur Search untuk mengambil data dari Genius lewat API mengenang data lagu pada aplikasi Spotify dan juga data lirik lagu pada Genius yang selalu diupdate setiap saat. Juga implementasi akan jauh lebih mudah sebab cuma dengan mengambil judul lagu dari aplikasi Spotify dan menyertakan pada uri request kepada server Genius. Contoh kueri kanal memakai fitur search API Genius: api.genius.com/search?q=Adele%20Sky%20Fall kueri tersebut akan menawarkan respon data penyanyi adele dengan judul lagu sky fall dalam bentuk JSON. Selanjutnya aplikasi Spotify perlu melaksanakan representasi data yang diterima dalam bentuk JSON menjadi bentuk yang rapi untuk ditampilkan pada aplikasinya. Kesimpulan Aplikasi Spotify ingin menjadi sebuah aplikasi yang lebih dari sekedar streaming music, tetapi juga ingin memperlihatkan wawasan kepada para penikmat music tetnatng makna dari lagu-lagu yang didengarkan. Aplikasi Spotify menggunakan data dari Genius untuk merealisasikan hal tersebut dengan mengintegrasikan lirik beserta maknanya yang didapat dari Genius lewat teknologi interoperabilitas dengan pendekatan arsitektur Client Service memakai API dari Genius. Sumber https://aryhm76.blogspot.com
pop
Kamis, 16 Juli 2020
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
EmoticonEmoticon