Tampilkan postingan dengan label grafis. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label grafis. Tampilkan semua postingan

Kamis, 10 Juni 2021

Plugin Mirror Untuk Sketchup Semua Versi

Hai, kali ini aku ingin membagikan plugin mirror untuk sketchup semua versi, mulai dari 8, 2013, 2014, 2015, 2016, 2017, 2019. Suatu plugin esensial untuk kerja yang lebih efisien. Berikut cara pasangnya :

1. Unduh filenya DI SINI
2. Ekstrak dan taruh isinya di C:\Users\user\AppData\Roaming\SketchUp\SketchUp 2016\SketchUp\Plugins (nama user yang digaris bawah mungkin beda tiap pc)

Letakan plugin di sini
  
3.Buka sketchup 2016, maka plugin akan muncul

plugin mirror di sketchup

Selamat menjajal , terima kasih 
Password : desvart

Cara memakai plugin mirror yaitu dengan pilih object, klik ikon mirror, tentukan arah axisnya dan saat muncul dialog delete original, pilih no.


Tools mirror plugin ini sangat berkhasiat untuk mempercepat melakukan pekerjaan dengan sketchup, layaknya menggambar di aplikasi CAD, mirror juga penting untuk aktivitas modeling, terlebih untuk menciptakan bentuk-bentuk simetris.


Sumber https://www.arsitur.com/

Rabu, 26 Mei 2021

Membuat Sketchup Menjadi Lebih Singkat Dan Ringan

Sketchup merupakan aplikasi yang berkhasiat untuk modeling 3 dimensi. Aplikasi yang dulunya dikembangkan oleh Google ini lalu menjadi terkenal alasannya mampu digunakan secara simpel dan tersedia gratis. Kini berkat pemanis plug in dari  beberapa vendor menciptakan versi 3 dimensi di sketchup mampu di render hingga menjadi hasil yang terlihat kongkret.
Membuat SketchUp Menjadi Lebih Cepat dan Ringan

Sejatinya sketchup ialah aplikasi yang tergolong ringan dilaksanakan di komputer dengan spek menengah. Bahkan laptop dual core dengan RAM 2 GB tanpa grafis perhiasan pun mampu menjalankan sketchup dengan baik.

Hanya saja saat modeling sudah mencapai level yang rumit dengan banyak bidang dan material membuat kinerja sketchup semakin lambat. Hal ini wajar karena aplikasi ini akan menyantap banyak kapasitas pada komputer.

Solusi Untuk Model Sketchup yang Terpotong Saat Zoom

Sketchup mampu saja menjadi lemot, berat dan menghalangi kinerja. Namun ternyata ada cara agar mampu membuat kinerja sketchup terasa lebih ringan bahkan untuk modeling yang berat sekalipun. Berikut ialah langkah-langkah untuk membuat  sketchup menjadi lebih ringan :

Gunakan Hardware Acceleration

Hardware acceleration berfungsi untuk menambah kecepatan grafis dengan menggunakan kartu grafis. Opsi ini tersedia kalau komputer memiliki kartu grafis yang memadai.

Caranya adalah:

  • Buka sketchup
  • Klik tab window, lalu pilih preferences
  • Pilih Tab open GL, kemudian centang pada bagian hardware acceleration

 

Purge  Komponen Dan Material Yang Tidak Dipakai Lagi

Komponen dan material yang kita gunakan akan tersimpan otomatis di sketchup dan menciptakan file menjadi lebih besar dan berat. Komponen dan material yang telah terhapus mampu saja masih ada dalam file sehingga dibutuhkan upaya  untuk membersihkan sisa-sisa komponen dan material yang tidak dipakai lagi.

Caranya ialah:

  • Buka sketchup
  • Buka tray component atau material
  • Pilih in versi
  • Lalu pada Menu di pojok kiri, klik purge unused


Untuk hasil yang optimal sebaiknya bersihkan dulu unsur gres kemudian bersihkan material.

Edit Style Yang Digunakan

Salah satu yang membuat sketchup terasa berat ialah penggunaan style yang  terlalu kompleks. Meskipun setel yang kompleks memberikan tampilan yang bagus tetapi menyantap banyak kapasitas. Pada saat modeling semestinya memakai style yang simple dan mengurangi performa garis yang tidak diperlukan.

Caranya adalah:

  • Buka sketchup
  • Pilih tray style
  • Pilihan model, Click style yang dipakai kemudian edit
  • Kurangi penggunaan banyak garis, cukup menghidupkan Edge saja

 

Kurangi  Plug In Yang Tidak Diperlukan

Sikap menunjukkan opsi plug in yang bermacam-macam yang dapat dipakai untuk memudahkan pekerjaan. Namun bila memakai terlampau banyak lelaki juga akan membuat sketchup menjadi berat.  Hapus plugin yang tidak diharapkan.

Matikan Shadow Ketika Modeling

Saat modeling dengan sketchup usahakan Shadow atau bayangan tidak dinyalakan sebab menjadi aspek yang Sangat memberatkan kinerja sketchup.


Nah, berikut telah saya buatkan videonya untuk lebih jelasnya :




Demikian ihwal cara mempercepat kinerja sketchup dan membuatnya menjadi lebih ringan supaya berfaedah.  Jangan lupa subscribe channelnya di Risain Project untuk terus mendapatkan panduan sketchup.

Saya juga mempunyai beberapa panduan sketchup lain yang sangat berguna dalam memakai Sketchup :

Baca Juga : Cara Memperhalus Bayangan Renderan Sketchup (Video)
Baca Juga : Cara Bekerja Cepat dengan Sketchup
Baca Juga : Cara Menggunakan Multiple Copy Array dan Divide di Sketchup (Video)
Baca Juga : Plugin Mirror untuk Sketchup
Baca Juga : 5 Software Populer Arsitek Indonesia 

Silahkan bertanya atau berkomentar dan jangan lupa follow sosial media kami. Terima Kasih.

Sumber https://www.arsitur.com/

Minggu, 04 April 2021

Inilah Alasan Kenapa Sketsa Penting Dalam Arsitektur

Istilah menggambar dalam dunia arsitektur jaman sekarang rasanya telah bergeser mengacu terhadap gambar teknik yang tegas dan rumit atau gambar rendering 3D yang ciamik.

Namun sebetulnya ada yang tertinggal, yakni gambar bagan arsitektur. Lalu seberapa penting sketsa dalam bidang profesi rancangan bangunan ini ?

 Istilah menggambar dalam dunia arsitektur jaman sekarang rasanya sudah bergeser mengacu k Inilah alasan Kenapa Sketsa Penting dalam Arsitektur
Sketsa Penting dalam Arsitektur


Jawabanya adalah “Sangat Penting”. Sketsa ialah citra awal dari semua yang hendak tergambar di komputer. Di atas kertas bareng dengan pensil/pena, wangsit-wangsit inovatif lebih mudah tertuangkan.

Banyak lulusan arsitek yang ternyata kurang andal dalam sketsa. Tidak seperti para arsitek jaman dahulu yang kualitas gambarnya ala-ala pelukis populer.

Namun, masih ada juga lulusan arsitek yang terpesona dengan bagan. Karena skema juga bab penting dari proyek yang mereka jalani.
Terbukti banyak lulusan arsitek yang tergabung dalam komunitas urban sketchers.

Berikut akan saya jabarkan mengapa bagan itu penting, alasan kenapa lulusan arsitek juga harus tetap menguasai keahlian ini, walaupun sudah ada gambar CAD dan 3D. Ini dia sebab :

1. Sketsa Adalah cara yang Tercepat

Dalam menyuguhkan sebuah gambar baik terhadap klien ataupun kepada rekan proyek, cara yang paling cepat adalah dengan media sketsa. Tinggal keluarkan kertas kemudian coret dengan pensil/pena.

 Istilah menggambar dalam dunia arsitektur jaman sekarang rasanya sudah bergeser mengacu k Inilah alasan Kenapa Sketsa Penting dalam Arsitektur
Sketsa Arsitektur (img: pinterest)


Tidak perlu menyalakan laptop atau PC untuk membuat gambar sederhana yang informatif. Tidak perlu menciptakan orang lain menanti usang untuk informasi yang mereka butuhkan.

2. Sketsa Adalah media yang paling bebas

Sketsa meruapakan cara yang paling bebas untuk mengungkapkan wangsit dan imajinasi. Tidak ada batas-batas bentuk dalam bagan, semua cuma tergantung kemampuan imajinasi kita.

Bila memakai teknologi CAD mungkin juga bebas, tetapi terbatas pada kesanggupan aplikasi dan memerlukan waktu yang jauh lebih usang untuk mengekspresikannya.

3. Sketsa Adalah cara yang paling Simpel

Sudah cepat, bebas, murah lagi. Itulah kelebihan bagan. Tidak perlu banyak menjinjing alat atau menguasai software. Hanya kertas dan alat tulis.

Dalam kondisi proyek dilapangan, terkadang kita menghadapi suasana tanpa listrik dan tanpa alat elektro. Itulah dimana bagan menjadi satu-satunya jalan untuk mengungkapkan wangsit kreatif kita.

4. Sketsa ialah media Artistik

Sketsa mungkin merupakan gambar draf, dibuat sangat cepat namun masih informatif. Terkadang mungkin tampilannya ala kadarnya sesuai kebutuhan semata.

 Istilah menggambar dalam dunia arsitektur jaman sekarang rasanya sudah bergeser mengacu k Inilah alasan Kenapa Sketsa Penting dalam Arsitektur
Sketsa Arsitek yang Artistik (img: houseofphy.com)


Namun, skema yang dibentuk oleh orang yang cekatan, tentunya akan terlihat menarik dan mampu menggoda orang yang melihatnya, tergolong klien. Tidak jarang keputusan penting dibuat berdasarkan skema.

5. Sketsa bisa Dipadukan dengan Teknologi

Zaman sudah kian maju, namun nyatanya kemampuan skema masih dibutuhkan. Dengan adanya pen tablet, orang bisa menuangkan bagan dalam media digital.

 Istilah menggambar dalam dunia arsitektur jaman sekarang rasanya sudah bergeser mengacu k Inilah alasan Kenapa Sketsa Penting dalam Arsitektur
Sketsa mampu Dipadukan dengan Teknologi


Sketsa di atas pen tablet mampu lebih baik dengan fitur undo untuk perbaikan. Namun intinya tetap bergantung terhadap kesanggupan dasar tangan dalam menuangkan wangsit.

Demikianlah arti penting skema dalam arsitektur. Jangan malas mencar ilmu bagan meskipun sudah ada teknologi gambar yang canggih. Sketsa yaitu kegiatan yang asik, terkadang skema juga bisa menetralisir rasa bosan dalam mencari wangsit.



Sumber https://www.arsitur.com/

Minggu, 28 Maret 2021

5 Software Terkenal Untuk Arsitek Indonesia

Arsitek selaku perancang bangunan kegiatannya identik dengan menggambar. Namun bukan sembarang gambar yang dihasilkan namun gambar yang siap dibangun oleh pelaksana baik oleh mandor maupun kontraktor.

Untuk menggambar desain bangunan, arsitek di Indonesia saat ini sudah sangat jarang memakai mesin gambar ala zaman dahulu. Mesin gambar manual yang cukup rumit hari ini telah tergantikan software komputer yang lebih simple, cepat dan efektif.

Para pengembang software berlomba-lomba membuat acara CAD (Computer Aided Design) untuk memudahkan para perancang seperti arsitek dalam mewujudkan gagasannya baik dalam bentuk 2D maupun 3D plus animasi.

Berikut ini ialah formasi software yang sering digunakan oleh para arsitek di Indonesia dalam mewujudkan wangsit-idenya, simak sampai terakhir.

1. Sketch Up

 Arsitek sebagai perancang bangunan kegiatannya identik dengan menggambar 5 Software Populer untuk Arsitek Indonesia
Sketch Up

Google pernah berbelanja hak dari perangkat lunak ini, perangkat lunak sekarang menjadi populer dan banyak digunakan oleh arsitek maupun desainer interior dalam melaksanakan proyek.

Sketch Up memungkinkan pengguna dengan segera dan gampang menciptakan desain bangunan dalam bentuk 3D. Meskipun fitur yang tidak terlalu mutakhir mirip seperti perangkat lunak lain, tetapi Sketch Up digemari berkat sumbangan sumber daya model 3D online yang mampu diakses secara gratis.

Baca juga : Sketchup VS 3DS Max, Mana yang Lebih Baik untuk Arsitek

Dengan kehadiran Plugin pelengkap pada sketchup, sekarang perangkat lunak ini menjadi salah satu aplikasi favorit para arsitek. Sketch Up juga bisa dipadukan dengan perender Vray yang mampu menciptakan hasil modeling tampakbegitu realistis dengan efek material dan pencahayaan yang mendekati asli.

Perangkat lunak ini juga merupakan yang terbaik bagi para siswa yang mencari perangkat lunak yang mampu menciptakan rancangan 3 dimensi dalam waktu singkat dan untuk orang-orang gres mengawali karier arsitektur mereka.

Official Site : http://www.sketchup.com/

2. Archicad

 Arsitek sebagai perancang bangunan kegiatannya identik dengan menggambar 5 Software Populer untuk Arsitek Indonesia
Archicad

Sebuah perangkat lunak all-in-one (satu untuk semua) yang dapat dipakai dalam melaksanakan proyek-proyek 2D maupun 3D. Dapat digunakan oleh desainer pemula dan mahasiswa arsitektur.

Software ini pada dasarnya sangat user friendly (mudah dipakai). Dengan hanya satu aplikasi ini, desainer pemula dan arsitek mampu dengan mudah memaksimalkan kinerja dalam menggambar.

Baca juga : Membuat SketchUp Menjadi Lebih Cepat dan Ringan

Archicad juga mempunyai nyaris semua fitur aplikasi yang tidak dimiliki perangkat lunak lain. Namun yang terpenting yang dimiliki Archicad ialah efisiensi dalam merancang.

Selain itu, software ini juga banyak dipakai dalam biro arsitek di luar negeri alasannya efisien dan cepat. Hasil kerja yang sinkron antara 2d dan 3d yang sulit dijalankan aplikasi lain. Koleksi library juga banyak dan beberapa situs online menyediakannya secara gratis.

Official Site : https://www.myarchicad.com

3. AutoCAD Architecture

 Arsitek sebagai perancang bangunan kegiatannya identik dengan menggambar 5 Software Populer untuk Arsitek Indonesia
AutoCAD

Nah, bila yang satu ini adalah software yang umum digunakan oleh para arsitek profesional dalam mendesain, alasannya software ini sangat cocok dan mampu memenuhi keperluan para arsitek profesional.

Baca juga : Spesifikasi Minimum untuk setiap versi AutoCAD Baru & Lawas

Disamping itu, juga alasannya adalah efisiensi dan kelebihan-kelebihan lain yang tidak dimiliki software pesaingnya. Salah satunya dalam menggambar detail yang rumit dengan akurasi yang tinggi serta terukur.

Dalam hal menciptakan gambar 2D yang sungguh dibutuhkan kontraktor maupun tukang di lapangan, AutoCAD lah jawaranya. Gambar yang dihasilkan sangat teliti dan rincian, sehingga bisa langsung diproduksi di lapangan.

Official Site : https://www.autodesk.com/products/autocad/

4. Revit Architecture


Perangkat lunak ini juga sangat cocok dengan kebutuhan arsitek dan para perancang. Aplikasi ini dapat mempermudah para desainer untuk menciptakan desain bermutu tinggi yang akurat.

Software ni ialah solusi terbaik kalau kita mencari fungsi dalam aplikasi yang cepat, mudah dan efisien tentunya.

Official Site : https://www.autodesk.com/products/revit/architecture

5. 3D Studio Max

 Arsitek sebagai perancang bangunan kegiatannya identik dengan menggambar 5 Software Populer untuk Arsitek Indonesia
3DS Max

3DS Max sejatinya adalah acara untuk menciptakan modeling 3D super rincian dan realistik. Meskipun fungsi terutama bukan hanya pada bidang arsitektur, tetapi hasil 3D yang maksimal membuat para perancang meliriknya.

Baca juga : VRay Vs Corona: Perbandingan Hasil Rendering Interior

3DS Max juga ialah salah satu paket perangkat lunak yang paling luas dipakai sekarang ini, alasannya beberapa alasan seperti penggunaan platform Microsoft Windows, kesanggupan mengedit yang serba bisa untuk animasi, modelling, rendering, dan games serta plugin untuk desain arsitektur yang banyak.

Official Site : https://www.autodesk.com/products/3ds-max/

Nah, demikianlah 5 formasi software yang terkenal dan sering digunakan oleh para arsitek di Indonesia. Jika kau ialah seorang arsitek yang menginginkan hasil gambar yang maksimal, kau wajib menjajal salah satu software tersebut.

Sumber https://www.arsitur.com/

Minggu, 28 Februari 2021

Kiat Melakukan Pekerjaan Cepat Dengan Sketchup

Kali ini aku akan membagikan tips bekerja cepat dengan sketchup yang biasa saya kerjakan.  Namun aku tidak akan membicarakan dasar-dasarnya alasannya sudah pernah dibahas sebelumnya. Jadi berikut ini kiat singkatnya :

Kali ini saya akan membagikan tips bekerja cepat dengan sketchup yang biasa saya lakukan Tips Bekerja Cepat dengan Sketchup
Tips melakukan pekerjaan cepat dengan Sketchup


1. Gunakan Component

Jika bekerja dngan sketchup senantiasa buat component untuk objek yang modular, jadi lebih  gampang dimodifikasi atau diubah materialnya. Namun tentukan saat ingin membuat bentuk  yang berbeda, component nya di explode dulu sehingga yang lain tidak kena.

Selain bentuk yang modular, kita harus menciptakan komponen untuk bentuk yang simetris.  Seperti model untuk atap limasan atau pintu double. Ini akan menghemat waktu Anda dalam  melaksanakan sketchup.

2. Selalu membuat grup

Agar mampu melakukan pekerjaan dengan cepat dan modeling mampu diedit dengan segera, biasakan menciptakan  grup untuk masing-masing objek. Jika tidak dibuat grup, maka masing-masing bidang akan  melekat dan sulit untuk dipindahkan.

Misalnya, pisahkan versi lantai dan tembok, tembok dengan jendela, atap dengan lisplank  dan lain-lainnya. Akan sungguh membantu ketika terjadi perubahan, jadi tinggal digeser-geser.

3. Stretching

Memanjangkan/memendekan objek bisa dijalankan dengan menyeleksi bidang terdepan dari  objek tersebut lalu dipindahkan. Ini sangat berkhasiat untuk memanjangkan objek yang  tidak mampu di-push/pull. Misalnya ingin memanjangkan atap limasan, maka cukup klik 2x di  bidang miring, lalu move.

4. Menggunakan Array

Sketchup secara bawaan sudah mempunyai fitur array, jadi ketika memindahkan objek, dengan  menekan control untuk menggandakan objek, kemudian sesudah objek baru di taruh, ketikan "/2"  maka akan dibuat 2 objek yang jaraknya terbagi 2 dari objek yang diletakan. Atau tekan "x2"  maka akan dilakukan copy 2 kali kepada objek tersebut.

5. Zoom All & Scene

Biasanya yang sulit dikala menciptakan versi yaitu zoom in/out. Misalnya jika view di interior  yang ingin pindah ke eksterior dengan cepat. Cara terbaik adalah dengan menciptakan scene  untuk masing-masing proses pengeditan.

Gunakan zoom all (SHIFT+Z) biar dengan cepat keluar dari zoom object. Misalnya kita  terjebak view di dalam ruangan, secepatnya gunakan zoom all daripada scroll mouse berkali-kali.

Nah, itu ia tips yang bisa saya bagikan kali ini, semoga mampu memiliki kegunaan bagi rekan-rekan  sekalian dan terima kasih telah mampir di sini.
Sumber https://www.arsitur.com/

Jumat, 19 Februari 2021

Sketchup Vs 3Ds Max, Mana Yang Lebih Baik Untuk Arsitek

Sebagai arsitek yang mungkin masih galau memilih aplikasi Sketchup VS 3DS Max, mana yang lebih baik ? Yuk simak perbandingan 3DS Max VS Sketchup berikut ini.

Software 3D Modelling mulai digemari oleh arsitek di Indonesia dan membuatnya bab dari proses rancangan. Seperti pengalaman saya, hampir semua klien meminta dibuatkan gambar 3D tiga dimensi sebagai pengganti maket.

Sebagai arsitek yang mungkin masih bingung memilih aplikasi Sketchup VS  Sketchup VS 3DS Max, Mana yang Lebih Baik untuk Arsitek
Sketchup VS 3DS Max, Mana yang Lebih Baik untuk Arsitek

Dua aplikasi 3D yang sedang terkenal penggunaannya di Indonesia saat ini yaitu Sketchup dan 3DS Max. Masing-masing datang dengan menenteng kelebihannya tersendiri.

Oke, sekarang aku akan membicarakan satu per satu kategori perbandingan antara Sketchup dan 3DS Max sesuai pengalaman saya memakai kedua aplikasi tersebut.

Kemudahan Penggunaan

Dari sisi kemudahan penggunaan, kedua aplikasi mempunyai interface yang baik dan user friendly. Sketchup dengan tampilan yang praktis sementara 3DS Max dengan tampilan layar terbagi 4 untuk menawarkan setiap segi model.

Untuk modelling, sketchup memakai basis bidang untuk membentuk objek 3 dimensi. Sangat gampang untuk melakukan modelling rumah, pintu, jendela dan lain-lain yang memiliki bentuk dasar geometri.

Sementara 3DS Max datang dengan kesanggupan modelling yang tinggi, mendetail dan kompleks. Namun untuk mampu menggunakan 3DS Max tampaknya mesti lebih ulet berguru untuk mengerti fungsi setiap tombol.

Kemampuan Modelling

Kemampuan modelling yang disediakan sketchup sepertinya terbatas pada pengolahan bidang. Bila membuat bentuk lengkung pun sketchup akan membagi lengkungan menjadi banyak bidang dan menyamarkan garis.

Sementara untuk 3DS Max menunjukkan kesanggupan modelling yang lengkap dan professional. Hampir semua modelling mampu dilakukan. Hasil modelling 3DS Max sangat kongkret, mencakup semua bentuk geometri hingga bentuk rumit seperti kain.

Kecepatan dalam Modelling

Sketchup menunjukkan kecepatan tinggi dalam modelling 3 Dimensi. Membuat modelling rumah minimalis mungkin hanya membutuhkan waktu kurang dari satu hari, lengkap dengan semua interior di dalamnya.

Sementara untuk 3DS Max mungkin membutuhkan waktu sekitar 2 hari, tergantung kemampuan pengguna dan library yang dimiliki. Max cukup rumit untuk pembuatan bentuk sambungan, meskipun karenanya sangat elok.

Harga Resmi Aplikasi

Dari segi harga, sketchup sepertinya jauh lebih murah dibandingkan 3DS Max. Harga Sketchup Full Version modern berkisar antara 6-8 Juta rupiah dan cuma membayar sekali seumur hidup. Untuk siswa lazimnya menerima potongan harga pelengkap.

Sementara 3DS Max sekarang ini mesti berlangganan lisensi dan setiap tahunnya dihargai 2 juta rupiah. Namun harga yang sepadan bila kita menggunakan aplikasi ini untuk profesional, tentu akhirnya jauh di atas itu.

Namun kalau diperhitungkan, mungkin berbelanja lisensi 3ds Max setiap tahun lebih ringan, apalagi kalau pergantian versi sketchup yang update setiap tahun sehingga kita perlu berbelanja ulang dengan harga yang mahal. 

Kemampuan Rendering

Sketchup tidak menawarkan fungsi rendering, cuma fungsi memperlihatkan bayangan dan gelap jelas secara mentah. Sketchup umumnya dibantu dengan pelengkap VRay atau Lumion.

Sementara 3DS Max tiba dengan membawa perender sendiri adalah Mental Ray. Kaprikornus cukup membeli satu aplikasi untuk semua fungsi termasuk untuk membuat video animasi. Namun 3DS Max juga bisa dikombinasikan dengan VRay dan Lumion.

Referensi dan Download Model Online

Sketchup menawarkan library online daerah mendownload modelling 3 Dimensi gratis hasil upload dari pengguna sketchup. Namanya yakni 3dwarehouse. Ini ialah kelebihan sketchup dalam menyediakan rujukan versi 3D. Kita bisa bebas menggunakannya kapan saja.

3DS Max menawarkan cuma contoh modelling saja. Website online menyediakan versi versi 3D yang bisa dibeli. Namun kualitas model 3D yang ditawarkan memang jauh sangat manis daripada yang ditawarkan 3dwarehouse sketchup.

Penggunaan di Indonesia

Penggunaan aplikasi sketchup di Indonesia makin marak. Bahkan untuk melamar kerja ketika ini lulusan arsitektur wajib menguasai sketchup (selain AutoCAD). Ini ialah bukti banyaknya pengguna aplikasi Sketchup di Indonesia.

Sementara 3DS Max lebih banyak dipakai oleh 3D Artist yang memang berkonsentrasi pada penciptaan gambar 3 Dimensi. Menguasai 3DS Max merupakan sebuah kelebihan bagi lulusan arsitek.

Kesimpulan dan Rekomendasi

Kesimpulannya, aku lebih merekomendasikan aplikasi sketchup untuk fresh graduate arsitek. Sketchup jauh lebih mudah dipakai daripada 3DS Max. Pengaturan unit ukuran  juga gampang, telah tersedia dalam skala meter. Jika bekerja hanya untuk desain arsitektur saja, investasikanlah waktu dan duit untuk Sketchup.

Namun untuk arsitek yang ingin menjadi 3D Artist, saya lebih menyarankan 3DS Max. Selain sebab lebih kompleks dan mendetail, hasil rendering 3DS Max juga jauh lebih baik ketimbang sketchup.
Sumber https://www.arsitur.com/

Kamis, 18 Februari 2021

Renderan Kongkret Dengan Cara Memperhalus Bayangan Pada Sketchup Vray

Tips sederhana berikut akan menolong anda memaksimalkan hasil renderan Vray di  sketchup dengan cara memperhalus bayangan matahari pada objek bangunan.

Secara default, bayangan matahari pada renderan vray sketchup sungguh tajam dan kaku. Jika dilihat sepintas seperti objek yang menerima penyinaran yang sangat kencang. Ini menciptakan hasil renderan kurang realistis.

Tips sederhana berikut akan membantu anda memaksimalkan hasil renderan Vray di  sketchup d Renderan Realistis dengan Cara Memperhalus Bayangan pada Sketchup Vray
Renderan Realistis dengan Cara Memperhalus Bayangan pada Sketchup Vray

Renderan sketchup vray yang kongkret umumnya memiliki bayangan dengan tepi yang agak ngeblur, sehingga ada sedikit gradasi pada bayangan.

Untuk menciptakan Renderan Realistis dengan Cara Memperhalus Bayangan pada Sketchup Vray silahkan masuk pada langkah-langkah berikut :

1. Buka sketchup, tentukan vray sudah terpasang

2. Klik view > toolbar

3. Dari daftar toolbar di sketchup, klik vray for sketchup

4. Pastikan toolbar vray telah muncul

5. Klik ikon Vray Option, atau dari menu extendtion > Vray > vray option

6. Pilih Environtmen > GI (Skylight)

7. Klik tombol "M" pada kotak

8. Atur Sun Size menjadi 15 hingga 20 (sesuai selera)

9. Klik centang (save setting)

10. Silahkan kerjakan test render

Jika masih belum terang, aku telah buatkan video tutorialnya di youtube. Semoga mampu menolong. Jangan lupa subscribe dan like videonya.




Terima kasih telah berkunjung,
Sumber https://www.arsitur.com/