Tampilkan postingan dengan label 3d. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label 3d. Tampilkan semua postingan

Kamis, 10 Juni 2021

Plugin Mirror Untuk Sketchup Semua Versi

Hai, kali ini aku ingin membagikan plugin mirror untuk sketchup semua versi, mulai dari 8, 2013, 2014, 2015, 2016, 2017, 2019. Suatu plugin esensial untuk kerja yang lebih efisien. Berikut cara pasangnya :

1. Unduh filenya DI SINI
2. Ekstrak dan taruh isinya di C:\Users\user\AppData\Roaming\SketchUp\SketchUp 2016\SketchUp\Plugins (nama user yang digaris bawah mungkin beda tiap pc)

Letakan plugin di sini
  
3.Buka sketchup 2016, maka plugin akan muncul

plugin mirror di sketchup

Selamat menjajal , terima kasih 
Password : desvart

Cara memakai plugin mirror yaitu dengan pilih object, klik ikon mirror, tentukan arah axisnya dan saat muncul dialog delete original, pilih no.


Tools mirror plugin ini sangat berkhasiat untuk mempercepat melakukan pekerjaan dengan sketchup, layaknya menggambar di aplikasi CAD, mirror juga penting untuk aktivitas modeling, terlebih untuk menciptakan bentuk-bentuk simetris.


Sumber https://www.arsitur.com/

Minggu, 28 Februari 2021

Kiat Melakukan Pekerjaan Cepat Dengan Sketchup

Kali ini aku akan membagikan tips bekerja cepat dengan sketchup yang biasa saya kerjakan.  Namun aku tidak akan membicarakan dasar-dasarnya alasannya sudah pernah dibahas sebelumnya. Jadi berikut ini kiat singkatnya :

Kali ini saya akan membagikan tips bekerja cepat dengan sketchup yang biasa saya lakukan Tips Bekerja Cepat dengan Sketchup
Tips melakukan pekerjaan cepat dengan Sketchup


1. Gunakan Component

Jika bekerja dngan sketchup senantiasa buat component untuk objek yang modular, jadi lebih  gampang dimodifikasi atau diubah materialnya. Namun tentukan saat ingin membuat bentuk  yang berbeda, component nya di explode dulu sehingga yang lain tidak kena.

Selain bentuk yang modular, kita harus menciptakan komponen untuk bentuk yang simetris.  Seperti model untuk atap limasan atau pintu double. Ini akan menghemat waktu Anda dalam  melaksanakan sketchup.

2. Selalu membuat grup

Agar mampu melakukan pekerjaan dengan cepat dan modeling mampu diedit dengan segera, biasakan menciptakan  grup untuk masing-masing objek. Jika tidak dibuat grup, maka masing-masing bidang akan  melekat dan sulit untuk dipindahkan.

Misalnya, pisahkan versi lantai dan tembok, tembok dengan jendela, atap dengan lisplank  dan lain-lainnya. Akan sungguh membantu ketika terjadi perubahan, jadi tinggal digeser-geser.

3. Stretching

Memanjangkan/memendekan objek bisa dijalankan dengan menyeleksi bidang terdepan dari  objek tersebut lalu dipindahkan. Ini sangat berkhasiat untuk memanjangkan objek yang  tidak mampu di-push/pull. Misalnya ingin memanjangkan atap limasan, maka cukup klik 2x di  bidang miring, lalu move.

4. Menggunakan Array

Sketchup secara bawaan sudah mempunyai fitur array, jadi ketika memindahkan objek, dengan  menekan control untuk menggandakan objek, kemudian sesudah objek baru di taruh, ketikan "/2"  maka akan dibuat 2 objek yang jaraknya terbagi 2 dari objek yang diletakan. Atau tekan "x2"  maka akan dilakukan copy 2 kali kepada objek tersebut.

5. Zoom All & Scene

Biasanya yang sulit dikala menciptakan versi yaitu zoom in/out. Misalnya jika view di interior  yang ingin pindah ke eksterior dengan cepat. Cara terbaik adalah dengan menciptakan scene  untuk masing-masing proses pengeditan.

Gunakan zoom all (SHIFT+Z) biar dengan cepat keluar dari zoom object. Misalnya kita  terjebak view di dalam ruangan, secepatnya gunakan zoom all daripada scroll mouse berkali-kali.

Nah, itu ia tips yang bisa saya bagikan kali ini, semoga mampu memiliki kegunaan bagi rekan-rekan  sekalian dan terima kasih telah mampir di sini.
Sumber https://www.arsitur.com/

Sabtu, 27 Februari 2021

Harga Jasa Gambar 3D

Gambar 3 dimensi atau gambar 3D sudah menjadi hal yang biasa di dunia rancangan. Klien jaman now pasti meminta gambar 3D setiap kali kita memberikan jasa rancangan. Ini dikarenakan gambar 3D lebih gampang diketahui oleh orang awam dan bisa dipakai untuk penawaran spesial bagi pengembang. Gambar 3D dinilai sangat efektif menggambarkan suasana eksterior maupun eksterior.

D sudah menjadi hal yang biasa di dunia desain Harga Jasa Gambar 3D
Gambar 3D Interior


Harga gambar 3D lazimnya bervariasi dan dihargai per view atau per 1 performa. Harga gambar 3 dimensi render vray umumnya berkisar antara 300 ribu sampai 1 juta perview tergantung mutu gambar yang dihasilkan.

Sementara untuk video suasana 3 dimensi biasanya dihargai 500 ribu sampai 1 juta rupiah per menitnya.  Dengan menggunakan video tentu saja rancangan lebih terperinci lagi dan lebih mudah ditangkap oleh orang awam dan calon pembeli.

Nah, kenapa harga gambar 3D dihargai begitu tinggi ? Berikut yaitu beberapa sebab yang mungkin akan membuat seluruhnya menjadi masuk nalar.

1. Gambar 3D dibentuk memakai perangkat komputer dengan spesifikasi tinggi yang harganya juga diatas rata-rata.
2. Software 3D seperti sketchup, 3D Max, Maya, dll harganya juga sangatlah mahal. Belum lagi jikalau mesti dirender dengan vray dan pemanis aplikasi photoshop yang jika ditotal harganya meraih puluhan juta rupiah.
3. Desain 3D levelnya lebih susah dibandingkan dengan desain 2D, sehingga pengerjaannya juga lumayan mengkonsumsi waktu untuk menyelesaikannya.
4. Orang yang menjalankan lazimnya memang dari kelompok profesional dan tak jarang telah menempuh pendidikan dan pengalaman yang cukup usang hingga bisa menjadi seorang 3D artist.

Nah, itu beliau kira-kira ihwal harga dan jasa gambar 3D yang akhir-akhir ini sering terllibat dalam proyek-proyek swasta maupun proyek pemerintah. Semoga berguna dan menambah pengetahuan bagi pembaca sekalian.
Sumber https://www.arsitur.com/

Jumat, 19 Februari 2021

Sketchup Vs 3Ds Max, Mana Yang Lebih Baik Untuk Arsitek

Sebagai arsitek yang mungkin masih galau memilih aplikasi Sketchup VS 3DS Max, mana yang lebih baik ? Yuk simak perbandingan 3DS Max VS Sketchup berikut ini.

Software 3D Modelling mulai digemari oleh arsitek di Indonesia dan membuatnya bab dari proses rancangan. Seperti pengalaman saya, hampir semua klien meminta dibuatkan gambar 3D tiga dimensi sebagai pengganti maket.

Sebagai arsitek yang mungkin masih bingung memilih aplikasi Sketchup VS  Sketchup VS 3DS Max, Mana yang Lebih Baik untuk Arsitek
Sketchup VS 3DS Max, Mana yang Lebih Baik untuk Arsitek

Dua aplikasi 3D yang sedang terkenal penggunaannya di Indonesia saat ini yaitu Sketchup dan 3DS Max. Masing-masing datang dengan menenteng kelebihannya tersendiri.

Oke, sekarang aku akan membicarakan satu per satu kategori perbandingan antara Sketchup dan 3DS Max sesuai pengalaman saya memakai kedua aplikasi tersebut.

Kemudahan Penggunaan

Dari sisi kemudahan penggunaan, kedua aplikasi mempunyai interface yang baik dan user friendly. Sketchup dengan tampilan yang praktis sementara 3DS Max dengan tampilan layar terbagi 4 untuk menawarkan setiap segi model.

Untuk modelling, sketchup memakai basis bidang untuk membentuk objek 3 dimensi. Sangat gampang untuk melakukan modelling rumah, pintu, jendela dan lain-lain yang memiliki bentuk dasar geometri.

Sementara 3DS Max datang dengan kesanggupan modelling yang tinggi, mendetail dan kompleks. Namun untuk mampu menggunakan 3DS Max tampaknya mesti lebih ulet berguru untuk mengerti fungsi setiap tombol.

Kemampuan Modelling

Kemampuan modelling yang disediakan sketchup sepertinya terbatas pada pengolahan bidang. Bila membuat bentuk lengkung pun sketchup akan membagi lengkungan menjadi banyak bidang dan menyamarkan garis.

Sementara untuk 3DS Max menunjukkan kesanggupan modelling yang lengkap dan professional. Hampir semua modelling mampu dilakukan. Hasil modelling 3DS Max sangat kongkret, mencakup semua bentuk geometri hingga bentuk rumit seperti kain.

Kecepatan dalam Modelling

Sketchup menunjukkan kecepatan tinggi dalam modelling 3 Dimensi. Membuat modelling rumah minimalis mungkin hanya membutuhkan waktu kurang dari satu hari, lengkap dengan semua interior di dalamnya.

Sementara untuk 3DS Max mungkin membutuhkan waktu sekitar 2 hari, tergantung kemampuan pengguna dan library yang dimiliki. Max cukup rumit untuk pembuatan bentuk sambungan, meskipun karenanya sangat elok.

Harga Resmi Aplikasi

Dari segi harga, sketchup sepertinya jauh lebih murah dibandingkan 3DS Max. Harga Sketchup Full Version modern berkisar antara 6-8 Juta rupiah dan cuma membayar sekali seumur hidup. Untuk siswa lazimnya menerima potongan harga pelengkap.

Sementara 3DS Max sekarang ini mesti berlangganan lisensi dan setiap tahunnya dihargai 2 juta rupiah. Namun harga yang sepadan bila kita menggunakan aplikasi ini untuk profesional, tentu akhirnya jauh di atas itu.

Namun kalau diperhitungkan, mungkin berbelanja lisensi 3ds Max setiap tahun lebih ringan, apalagi kalau pergantian versi sketchup yang update setiap tahun sehingga kita perlu berbelanja ulang dengan harga yang mahal. 

Kemampuan Rendering

Sketchup tidak menawarkan fungsi rendering, cuma fungsi memperlihatkan bayangan dan gelap jelas secara mentah. Sketchup umumnya dibantu dengan pelengkap VRay atau Lumion.

Sementara 3DS Max tiba dengan membawa perender sendiri adalah Mental Ray. Kaprikornus cukup membeli satu aplikasi untuk semua fungsi termasuk untuk membuat video animasi. Namun 3DS Max juga bisa dikombinasikan dengan VRay dan Lumion.

Referensi dan Download Model Online

Sketchup menawarkan library online daerah mendownload modelling 3 Dimensi gratis hasil upload dari pengguna sketchup. Namanya yakni 3dwarehouse. Ini ialah kelebihan sketchup dalam menyediakan rujukan versi 3D. Kita bisa bebas menggunakannya kapan saja.

3DS Max menawarkan cuma contoh modelling saja. Website online menyediakan versi versi 3D yang bisa dibeli. Namun kualitas model 3D yang ditawarkan memang jauh sangat manis daripada yang ditawarkan 3dwarehouse sketchup.

Penggunaan di Indonesia

Penggunaan aplikasi sketchup di Indonesia makin marak. Bahkan untuk melamar kerja ketika ini lulusan arsitektur wajib menguasai sketchup (selain AutoCAD). Ini ialah bukti banyaknya pengguna aplikasi Sketchup di Indonesia.

Sementara 3DS Max lebih banyak dipakai oleh 3D Artist yang memang berkonsentrasi pada penciptaan gambar 3 Dimensi. Menguasai 3DS Max merupakan sebuah kelebihan bagi lulusan arsitek.

Kesimpulan dan Rekomendasi

Kesimpulannya, aku lebih merekomendasikan aplikasi sketchup untuk fresh graduate arsitek. Sketchup jauh lebih mudah dipakai daripada 3DS Max. Pengaturan unit ukuran  juga gampang, telah tersedia dalam skala meter. Jika bekerja hanya untuk desain arsitektur saja, investasikanlah waktu dan duit untuk Sketchup.

Namun untuk arsitek yang ingin menjadi 3D Artist, saya lebih menyarankan 3DS Max. Selain sebab lebih kompleks dan mendetail, hasil rendering 3DS Max juga jauh lebih baik ketimbang sketchup.
Sumber https://www.arsitur.com/

Kamis, 18 Februari 2021

Renderan Kongkret Dengan Cara Memperhalus Bayangan Pada Sketchup Vray

Tips sederhana berikut akan menolong anda memaksimalkan hasil renderan Vray di  sketchup dengan cara memperhalus bayangan matahari pada objek bangunan.

Secara default, bayangan matahari pada renderan vray sketchup sungguh tajam dan kaku. Jika dilihat sepintas seperti objek yang menerima penyinaran yang sangat kencang. Ini menciptakan hasil renderan kurang realistis.

Tips sederhana berikut akan membantu anda memaksimalkan hasil renderan Vray di  sketchup d Renderan Realistis dengan Cara Memperhalus Bayangan pada Sketchup Vray
Renderan Realistis dengan Cara Memperhalus Bayangan pada Sketchup Vray

Renderan sketchup vray yang kongkret umumnya memiliki bayangan dengan tepi yang agak ngeblur, sehingga ada sedikit gradasi pada bayangan.

Untuk menciptakan Renderan Realistis dengan Cara Memperhalus Bayangan pada Sketchup Vray silahkan masuk pada langkah-langkah berikut :

1. Buka sketchup, tentukan vray sudah terpasang

2. Klik view > toolbar

3. Dari daftar toolbar di sketchup, klik vray for sketchup

4. Pastikan toolbar vray telah muncul

5. Klik ikon Vray Option, atau dari menu extendtion > Vray > vray option

6. Pilih Environtmen > GI (Skylight)

7. Klik tombol "M" pada kotak

8. Atur Sun Size menjadi 15 hingga 20 (sesuai selera)

9. Klik centang (save setting)

10. Silahkan kerjakan test render

Jika masih belum terang, aku telah buatkan video tutorialnya di youtube. Semoga mampu menolong. Jangan lupa subscribe dan like videonya.




Terima kasih telah berkunjung,
Sumber https://www.arsitur.com/

Jumat, 12 Februari 2021

Cara Menciptakan Array Dan Divide Di Sketchup

Menyalin atau mengcopy objek (komponen/group/objek) dalam aplikasi sketchup dapat dijalankan dengan cara menekan tombol "M" dibarengi dengan menekan tombol "CRTL" sekali sehingga objek yang dipindah mampu tersalin.

 dalam aplikasi sketchup dapat dilakukan dengan cara menekan tombol  Cara membuat Array dan Divide di Sketchup
Cara menciptakan Array dan Divide di Sketchup


Lalu bagaimana jika kita ingin membuat salinan objek secara berurutan mirip pagar atau railing yang memiliki pola berulang dengan jarak yang serupa ? Beberapa orang yang baru memulai sketchup atau yang belum tahu mungkin masih menggunakan sistem manual dengan cara mengcopy objek tersebut satu per satu.

Namun sejatinya sketchup sudah menawarkan perintah array (secara bawaan) untuk mempermudah kita menciptakan acuan objek berpola dan membaginya pada jarak yang serupa rata.

Array ialah perumpamaan dalam acara untuk menciptakan acuan suatu objek secara berurutan. Sementara divide yaitu saat kita ingin membagi jarak objek berdasarkan jumlah yang diputuskan.

Jika dalam aplikasi AutoCad kita mungkin pernah memakai perintah Array dan Divide, maka dalam sketchup sistemnya agak sedikit berlawanan.

Sketchup menggunakan tata cara perintah berulang untuk membuat array maupun devide sehingga mampu menghasilkan objek yang berurutan.

Kita bisa memakai perintah array dan divide dengan memakai tombol "M" atau perintah "Move". Lalu kita bisa memakai tombol "x" untuk melaksanakan array atau tombol "/" untuk melaksanakan divide.

A. Cara Melakukan Array di Sketchup
Kalau masih belum paham perihal array di sketchup, langkah-langkahnya sebagai berikut :

1. klik objeknya

2. Klik tombol toolbar "move" atau tekan "M" pada keyboard

3. Klik tombol "CRTL" agar mengganti perintah "move" menjadi "copy"

4. Klik dan geser objeknya, letakan pada posisi yang dituju sehingga muncul salinan objek tersebut, contohnya sejarak 1 meter

5. tekan tombol "x" (tombol abjad x) kemudian dibarengi angka pengali (contohnya x3)

6. Maka Sketchup akan mengulangi perintah copy objek tersebut sebanyak 3 kali

7. Hasilnya yakni objek berulang dengan jarak yang serupa dengan jarak masing-masing 1 meter

B. Cara Melakukan Divide di Sketchup
Divide yaitu menciptakan sejumlah objek diantara suatu jarak yang ditentukan. Caranya hampir sama dengan array, cuma saja beda tombol.

1. klik objeknya

2. Klik tombol toolbar "move" atau tekan "M" pada keyboard

3. Klik tombol "CRTL" biar merubah perintah "move" menjadi "copy"

4. Klik dan geser objeknya, letakan pada posisi yang dituju sehingga timbul salinan objek tersebut. Misalnya sejarak 1 meter

5. tekan tombol "/" (tombol simbol /) kemudian disertai angka pembagi (contohnya /4)

6. Maka Sketchup akan membagi jarak 1 meter menjadi 4 dan meletakan objek pada masing-masing jarak tersebut

7. Hasilnya yaitu objek yang berjejer setiap 25 cm (1 meter / 4 = 25 cm)

C. Membuat Array pada rotasi objek.
Kita juga dapat membuat array atau divide pada saat kita merotasikan objek. Misalnya ingin menata objek melingkar. Langkahnya nyaris sama dengan yang di atas, cuma saja bedanya perintah move "M" diganti dengan perintah rotate "Q".

D. Video Cara menciptakan Array dan Divide di Sketchup
Nah jika masih belum paham, saya sudah menjajal berbagi video tutorialnya. Silahkan Tonton disini atau lewat channel Youtube aku di Risain Project.


Nah demikianlah mengenai Cara menciptakan Array dan Divide di Sketchup. Jangan lupa untuk like dan subscribe seri tutorial sketchup aku atau share artikel ini untuk teman-teman yang lain.
Sumber https://www.arsitur.com/

Minggu, 01 November 2020

11 Gaya Menggambar Inovatif Untuk Arsitek

Setiap gambar memiliki suatu kisah di dalamnya. Media dan alat yang kita pakai untuk merancang masing-masing menceritakan dongeng yang berlainan dikala dipertunjukkan kepada orang orang. Baik ketika kita berlatih sketsa, rendering kongkret atau gambar teknis, ternyata setiap gaya gambar tersebut menciptakan ceritanya sendiri.

Setiap gambar memiliki sebuah cerita di dalamnya 11 Gaya Menggambar Kreatif untuk Arsitek
11 Gaya Menggambar Kreatif untuk Arsitek

Dalam arsitektur dan desain, penting untuk menyadari potensi setiap gaya gambar dan penggunaannya dalam mengkomunikasikan rancangan proyek. Berikut ini adalah 10 gaya dan teknik penggambaran yang menunjukkan cara mengilustrasikan wangsit-pandangan baru baru dan menghidupkan bangunan dan kota saat merancang.

01. Gambar bagan

Setiap gambar memiliki sebuah cerita di dalamnya 11 Gaya Menggambar Kreatif untuk Arsitek
01. Gambar skema

Sketsa adalah gambar tangan bebas dan cepat yang kebanyakan tidak dimaksudkan sebagai karya final. Sebuah skema dapat digunakan untuk sejumlah tujuan adalah : denah mampu merekam sesuatu yang Anda lihat, dipakai untuk menyebarkan inspirasi, atau mungkin dipakai selaku cara cepat untuk memberikan gambar, inspirasi, atau prinsip secara grafis terhadap orang lain.

Sketsa mampu dibentuk dalam media gambar apa pun seperti kertas, kanvas bahkan pada layar tablet. Istilah bagan ini paling sering diterapkan pada karya grafis yang dijalankan dalam media kering mirip grafit, pensil, arang atau pastel.

02. Gambar Post-Digital

Setiap gambar memiliki sebuah cerita di dalamnya 11 Gaya Menggambar Kreatif untuk Arsitek
02. Gambar Post-Digital

Daripada berjuang untuk mendapatkan renderan yang realistis, gambar post-digital lebih dapat mengeksplorasi dan mengeksploitasi imbas visual yang membuat bentuk representasi (fiksi) dengan kelebihannya sendiri. Gambar post-digital dapat dibuat cepat dan lebih ekspresif.

Gambar ini sangat bertentangan dengan prinsip digital 3D rendering untuk menciptakan fiksi itu terlihat "nyata." Gambar Post-Digital memadukan kode naratif, kiasan seni, dan teknik kolase yang didukung perangkat lunak. Gambar post-digital umumnya menggunakan aplikasi mirip Photoshop, CorelDraw, dll.

03. Gambar Doodling (Coretan)

Tidak seperti skema, gambar doodling umumnya mampu dibentuk menjadi gambar tamat. Gambar doodling atau gambar coretan yakni gambar sederhana yang dapat mempunyai makna representatif yang positif. Namun juga mampu cuma berisikan garis acak dan abstrak, yang biasanya tanpa pernah mengangkat alat gambar dari kertas, dalam hal ini lazimnya disebut "coretan".

Cara yang baik untuk menciptakan gambar doodling yaitu dengan mengamati beberapa objek dan menggambarnya, di mana Anda dapat mempelajari kontrol garis, nilai, dan tekstur. Jenis orat-oret yang terkenal misalnya tata lanskap bikinan, bentuk geometris, pola, atau bangunan.

04. Digital Quilling

Quilling yaitu seni yang melibatkan penggunaan kepingan kertas yang digulung, dibuat, dan direkatkan untuk menciptakan rancangan dekoratif. Kertas digulung, dililitkan, dilipat, diputar dan dimanipulasi untuk menciptakan bentuk.

Quilling digital juga dapat dibentuk dengan menggunakan berbagai teknik pemodelan atau Photoshop yang biasanya melibatkan perluasann tepi vektor dalam sebuah versi. Ada juga teknik mutakhir yang digunakan untuk menciptakan representasi Quilling 3D yang lebih kompleks.

05. Manga (Gambar Komik)

Setiap gambar memiliki sebuah cerita di dalamnya 11 Gaya Menggambar Kreatif untuk Arsitek
05. Manga (Gambar Komik)

Pada pandangan pertama, Alexander Daxböck’s 東京都 (Tokyo Metropolis) terlihat betul-betul luar biasa saat menggambar tangan. Alex menggunakan bahasa grafis dan visual yang biasa selaku alat representasi alternatif untuk desain arsitekturnya.

Manga atau 漫画 (terdiri dari dua kanji 漫 [man] yang berarti "gila atau kagetan" dan 画 [ga] yang bermakna "gambar) yaitu manifestasi gambar Jepang dari mediascape global untuk teknik menggambar, terutama lewat media cetak mirip buku komik , majalah dan surat kabar namun juga sekarang melalui media gres seperti internet, permainan video dan telepon seluler.

Manga sejatinya sangat menggembirakan dan menghibur untuk dibaca, berakar pada kehidupan sehari-hari dari jutaan orang Jepang. Karya Daxböck mempelajari kota lewat cara ini, menganalisis komponen-bagian dan komposisi kota dan media yang melaluinya, kota tersebut diilustrasikan dengan sangat bagus pada manga.

06. Gambar teknik

Setiap gambar memiliki sebuah cerita di dalamnya 11 Gaya Menggambar Kreatif untuk Arsitek
06. Gambar teknik

Gambar teknis berfokus pada cara menggambar bangunan atau benda untuk menyampaikan ilham yang siap untuk konstruksi di lapangan. Gambar teknis didasarkan pada prinsip-prinsip dasar proyeksi. Proyeksi adalah gambar atau representasi suatu entitas pada bidang atau pesawat imajiner dengan ukuran yang terskala.

Gambar teknik melibatkan proyeksi perspektif atau paralel. Paralel dibagi menjadi tiga kategori: proyeksi ortografis, miring, dan aksonometrik. Setiap gambar dapat membantu menggambarkan cara berpikir yang berlawanan wacana arsitektur dan rancangan maupun detail-rincian di dalamnya.

07. Gambar absurd

Setiap gambar memiliki sebuah cerita di dalamnya 11 Gaya Menggambar Kreatif untuk Arsitek
07. Gambar absurd Zaha Hadid

Beberapa jenis gambar tidak menjajal untuk menggambarkan bangunan secara langsung, namun memanggil esensi arsitektur lewat tarikan garis, tekstur, cahaya dan bayangan. Meskipun mereka tidak membentuk tujuan desain sendiri, mereka dapat menunjukkan wawasan berharga ihwal suasana dan huruf ruang, ditangkap lewat tanda indikatif dan bentuk gestural.

Banyak arsitek terkenal dari zaman sekarang yang mulai berkarya dengan seni abstrak, contohnya arsitek populer mirip Will Alsop dan Zaha Hadid, mereka membiarkan gambar-gambar absurd ini bermetamorfosis bangunan yang lebih mampu diterima pada tahap desain dan pengembangan konsep.

08. Gambar Animasi dan GIF

Setiap gambar memiliki sebuah cerita di dalamnya 11 Gaya Menggambar Kreatif untuk Arsitek
08. Gambar Animasi dan GIF

GIF adalh jenis gambar yang dapat memberi penyelesaian mudah untuk mengkomunikasikan pandangan baru arsitektur yang kerap kali dinamis. Graphics Interchange Format (GIF) adalah format gambar bitmap yang sudah digunakan secara luas sebab pemberian dan portabilitasnya yang luas pada banyak aplikasi dan tata cara operasi.

Format ini memungkinkan gambar tunggal mempunyai palet sendiri hingga 256 warna berlawanan yang diseleksi dari ruang warna RGB 24-bit. Gambar ini juga mendukung animasi, animasi gambar .gif tidak cuma mampu memperlihatkan mutu konseptual atau konstruktif dari suatu bab, rencana, atau akson bangunan, namun juga dapat menghidupkan gambar-gambar secara keseluruhan supaya orang-orang lebih memahami proyek.

09. Gambar rendering tangan (Hand Rendering)

Setiap gambar memiliki sebuah cerita di dalamnya 11 Gaya Menggambar Kreatif untuk Arsitek
11 Gaya Menggambar Kreatif untuk Arsitek

Secara konvensional, gambar dibuat dengan tinta di atas kertas atau materi serupa, dan setiap salinan yang diperlukan harus dibentuk dengan tangan. Pada periode kedua puluh kita melihat pergeseran teknik dengan menggambar di atas kertas kalkir, sehingga salinan mekanis mampu dibuat secara efisien.

Meskipun mirip dengan rendering digital, tetapi sangat baik kalau bisa konsentrasi menggunakan tangan Anda untuk mendatangkan banyak sekali teknik gambar yang berlainan. Tujuannya adalah untuk mendorong pemikiran visual, variasi desain, dan menggambar selaku suatu proses inovatif.

10. Gambar Kolase (Penggabungan Beberapa Gambar)

Jenis gambaran ini bagus untuk kecepatan menggambar dan juga untuk presentasi informal di mana pemikiran dan suasana menjadi fokus utama dan tidak terlalu menimbang-nimbang detail. Aturan menggambar ini lazimnya jauh lebih longgar dan tidak harus menjaga perspektif secara akurat. Sebaliknya, komposisi gambar mampu dibuat lebih menggembirakan dan hampir tidak ada hukum.

11. 3D Realistic Rendering

Setiap gambar memiliki sebuah cerita di dalamnya 11 Gaya Menggambar Kreatif untuk Arsitek
11. 3D Realistic Rendering

Gambar rendering 3d yang realistis adalah gambar selesai dan biasanya menjadi materi promosi dan keperluan marketing untuk sebuah proyek. Gambar rendering ini dibuat dengan aplikasi 3d mirip Sketchup dan 3DS Max dan dirender dengan aplikasi seperi Vray atau Lumion.

Diantara semua gaya dan teknik gambar dalam arstektur, gambar 3D Realistic Rendering ini yakni gambar yang paling mendekati konkret, lengkap dengan material, pencahayaan, bayangan dan skala yang nyata. Kadang kita kesulitan untuk membedakan antara foto dan gambar rendering alasannya adalah sangat seperti.

Demikianlah mengenai 11 Gaya Menggambar Kreatif untuk Arsitek yang bisa digunakan dalam proses merancang. Semua teknik dan gaya menggambar ini dikembalikan pada selera dan kemampuan masing-masing arsitek dan desainer.
Sumber https://www.arsitur.com/