Tampilkan postingan dengan label hunian. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label hunian. Tampilkan semua postingan

Jumat, 04 Juni 2021

Kiat Mengatasi Rumah Yang Panas Dan Gerah

Cara menanggulangi rumah panas berikut ini sungguh efektif dipraktekkan untuk perancangan rumah gres maupun menerapkannya pada rumah yang telah jadi. Ini yaitu solusi jitu biar rumah Anda tidak panas dan gerah. Tidak ada orang yang betah tinggal di rumah yang panas, apalagi dengan pemanasan global yang menciptakan suhu di perkotaan di atas normal.

Cara mengatasi rumah panas berikut ini sangat efektif diterapkan untuk perancangan rumah b Tips Mengatasi Rumah yang Panas dan Gerah
Tips Mengatasi Rumah yang Panas dan Gerah

Rumah yang nyaman yakni harapan setiap orang dan salah satu aspek kenyamanan yaitu suhu. Rumah yang panas tentu tidak nyaman untuk ditinggali. Orang-orang akan beralih memakai AC yang tentu saja memakan banyak biaya. Namun ternyata ada beberapa cara untuk menghemat panas pada rumah melalui rancangan yang sempurna. Berikut yaitu beberapa hal yang mampu dikerjakan :

01. Gunakan Ventilasi Silang

Cara mengatasi rumah panas yang pertama Ventilasi menciptakan pedoman udara pada bangunan. Sebaiknya memakai ventilasi silang agar udara mengalir melewati bangunan. Bila perlu tambahkan ventilasi pada atap karena udara panas bergerak naik sehingga lebih singkat dikeluarkan dari bangunan.


Cara mengatasi rumah panas berikut ini sangat efektif diterapkan untuk perancangan rumah b Tips Mengatasi Rumah yang Panas dan Gerah
Ventilasi silang yang benar

Cara alami yakni dengan menyediakan ventilasi silang (cross ventilation). Posisikan bukaan jendela mirip yang terlihat pada gambar di atas sehingga sirkulasi ruangan dapat berlangsung dengan baik. Ventilasi satu sisi tidak akan menunjukkan anutan udara sebaik ventilasi silang ini, tetapi pastikan posisinya ideal (mirip gambar) sehingga tidak membuat kita masuk angin.


02. Membuat Isolasi Panas

Cara menangani rumah panas yang perlu dilaksanakan yakni memberi batas atau sekat pada bagian rumah yang terkena panas matahari secara langsung, dalam hal ini yang paling penting ialah bab atap. Sekat tersebut bisa dibuat dengan bahan aluminium foil yang dipasang di bawah genteng atau juga memberi plafon di ruangan atau melakukan kedua cara tersebut untuk hasil yang lebih baik.

Pada bab rumah yang kena panas matahari, akan menyerap panas dan kemudian memantulkan sebagian dan meneruskan sebagian yang lain ke bawah. Sehingga dengan adanya lapisan aluminium foil atau plafon tersebut bisa menahan hawa panas semoga tidak turun ke ruangan yang kita tinggali. Inilah kenapa loteng rumah umumnya sangat panas di diang hari, apalagi untuk pengguna atap baja ringan.

Baca juga : Tips Menghilangkan Noda Furniture Kayu

03. Langit-langit dibuat lebih Tinggi

Ketinggian langit-langit memberi jarak terhadap penghuninya, disini juga terdapat pembiasaan suhu sehingga kian tinggi langit-langit kian baik. Makanya banyak desainer yang menciptakan atap ekspos untuk menambah jarak dengan penghuni.

Semakin dekat jarak atap dengan lantai artinya semakin cepat panas matahari menyentuh lantai dan menghangatkan ruangan. Cara mengatasi rumah panas adalah dengan membuat langit-langit atau plafon yang tinggi dan buatlah banyak ventilasi didalam rumah. Plafon mampu ditinggikan sampai 3.5 meter dari lantai sehingga ada cukup ruang dan jarak untuk menetralkan panas.

04. Orientasi Bangunan kepada Matahari

Cara menanggulangi rumah panas berikutnya ialah penataan ruang hendaknya diubahsuaikan dengan arah penyinaran. Ada bagusnya takjil jendela ke arah utara atau selatan sehingga ruangan tidak terlampau terpapar matahari. Bila pun terpaksa meletakan jendela di posisi timur atau barat, usahakan memakai gorden, topian (shading) atau tirai untuk mengusir sinar matahari.

05. Mengurangi Efek Rumah Kaca

Efek rumah beling tujuannya saat panas mampu masuk dengan gampang tetapi tidak bisa keluar rumah alias terperangkap di dalam rumah. Ini terjadi bila rumah memakai banyak jendela besar dan tertutup tanpa gorden yang dapat menghalau panas.

Cara mengatasi rumah panas yaitu dengan menggunakan gorden untuk menangkal panas matahari memasuki bangunan. Meskipun bukan sinar matahari langsung, namun pantulan sinar matahari ke lantai luar mampu masuk lewat jendela.

06. Lebih Baik Bentuk Atap Segitiga

Bentuk atap datar terkadang terlihat lebih modern dan futuristik, namun mempunyai kekurangan dalam mengurus panas sehingga perlu dibuat lebih tinggi. Jika dilihat memang atap segitiga lah yang paling tepat dipraktekkan di Indonesia karena paling baik dalam menanggulangi panas matahari.

07. Material Eksterior Rumah

Material khususnya epilog atap dan dinding juga perlu diamati. Sebagai teladan bahan atap dari seng akan lebih singkat meneruskan panas daripada beton yang mampu meredam panas. Ada pula genteng keramik yang mempunyai kemampuan memantulkan panas sehingga peresapan lebih minim.

Baca juga : Cara Mengatasi Lalat di Rumah

08. Pilihan Warna Rumah

Secara sederhana warna jelas memantulkan panas dan warna gelap menyerap panas, jadi telah jelas warna mana yang lebih baik. Namun bukan berarti sebuah kewajiban menggunakan warna terperinci di semua bab. Terkadang selera setiap orang berlawanan-beda sehingga hal ini mampu didiskusikan dengan perancang. Sementara itu warna putih adalah warna terbaik untuk memantulkan semua panas matahari, putih tidak menyerap panas, sebaliknya hitam menyerap panas dengan sangat baik.

09. Tambahkan Taman dan Vegetasi

Cara menanggulangi rumah panas berikutnya ialah meletakan tumbuhan di rumah yang bisa menjadi peredam panas yang baik di siang hari. Konsep Green Design bisa dipraktekkan di sini untuk menerima penghawaan terbaik dari tumbuhan.

10. Gunakan Elemen Air di Rumah

Salah satu cara menanggulangi rumah panas yang bisa dijalankan ialah dengan menambahkan kolam. Baik bak ikan ataupun kolam renang, jika perletakannya sesuai maka dapat membuat ruangan menjadi lebih sejuk. Air tidak gampang berganti suhunya, sehingga kalau udara di ruangan panas akan terjadi pedoman udara dari kolam ke ruangan dan menciptakan ruangan menjadi lebih sejuk.

Demikian kiat nya kalau ada yang mempunyai wangsit lain silahkan ditambahkan pada kolom komentar.

Sumber https://www.arsitur.com/

Kamis, 03 Juni 2021

Rumah Bale, Salah Satu Kekayaan Arsitektur Nusa Tenggara Barat

Desa Sade,  Lombok Tengah

Gambaran Singkat

Nusa Tenggara Barat Terbagi atas dua Bagian yakni Lombok dan Sumbawa. Sumbawa memiliki rumah adab bernama Dalam Loka Samawa dan Pulau Lombok memiliki rumah etika suku Sasak yang biasa disebut Bale. Kali ini akan dijelaskan tentang Rumah Bale sebagai Kekayaan Arsitektur di Nusa Tenggara Barat.

Bale adalah rumah adab dari suku Sasak yang berada di dusun Sade di desa Rembitan, Pujut, Lombok Tengah. Keunikan dari dusun Sade adalah keteguhannya dalam melestarikan rumah budbahasa ini. Suku sasak memiliki hukum-hukum untuk membangun rumah, ialah menentukan waktu membangun dan juga lokasi pembangunan alasannya adalah mereka mempercayai bila tidak mengikuti hukum akan menerima nasib jelek ketika menempati rumah. 

Tipologi Bangunan


Rumah etika suku Sasak di dusun Sade, Lombok Tengah berisikan banyak sekali macam Bale yang seluruhnya beratap jerami atau alang –alang dan memiliki fungsi tersendiri. Bale-bale itu diantaranya Bale Lumbung, Bale Tani, Bale Jajar, Berugag/Sekepat, Sekenam, Bale Bonter, Bale Beleq Bencingah, Bale Tajuk, Bale Gunung Rate, Bale Balaq dan Bale Kodong.

1. Bale Lumbung

Bale Lumbung Lombok

Bale lumbung dijadikan sebagai ciri khas rumah budpekerti suku sasak dari pulau Lombok. Hal ini disebabkan bentuknya yang sungguh unik dan mempesona yaitu berupa rumah panggung dengan ujung atap yang runcing lalu melebar sedikit kemudian lurus ke bawah dan bagian bawahnya melebar kembali dengan jarak atap 1,5 - 2,0 meter dari tanah dan diameter 1,5 – 3,0 meter. Atap dan bubungannya dibentuk dari jerami atau alang – alang, dindingnya terbuat dari anyaman bambu (bedek), lantainya menggunakan papan kayu dan bale lumbung ini disangga oleh empat tiang yang yang dibuat dari tanah dan  kerikil selaku fondasi. Bagian atap dari bale lumbung merupakan suatu ruangan yang digunakan untuk meletakkan padi hasil dari beberapa kepala keluarga. Bentuknya berbentukrumah panggung dimaksudkan untuk menyingkir dari hasil panen rusak akhir banjir dan serangan tikus.

Baca Juga : Rumah Adat Mbaru Niang Wae Rebo Flores

2. Bale Tani


Bale Tani
Bale Tani memiliki lantai yang yang dibuat dari kombinasi antara tanah liat, kerikil bata, abu jerami, getah pohon dan kotoran sapi atau kerbau. Kombinasi antara tanah liat dan kotoran ternak dilaksanakan alasannya dapat membuat lantai tanah mengeras, selain itu mereka sudah biasa melapisi lantai dengan kotoran ternak untuk mempertahankan supaya lantai tidak retak, rumah menjadi lebih hangat dan pengusir nyamuk. Walaupun dilapisi oleh kotoran ternak tetapi rumah tidak menjadi amis sebab kotoran sudah dibakar dan dihaluskan apalagi dulu.

Ruangan pada Bale Tani terdiri atas Bale Luar atau disebut juga Sesangkok (serambi) yang digunakan selaku kawasan menerima tamu dan kamar tidur dan juga Bale Dalam yang terbagi lagi menjadi Dalem Bale (kamar) dan Pawon (dapur). Dalem Bale ini khusus dipakai oleh anggota keluarga perempuan, diantaranya tempat menaruh harta berharga, ruang tidur anak gadis, ruang persalinan, dan ruang menaruh mayat sebelum dikuburkan. Pada dapur terdapat dua tungku untuk memasak yang melekat pada lantai dan sempare ialah wadah untuk meletakkan bahan pangan dan perlengkapan dapur yang yang dibuat dari bambu.
dalem bale


Dalem Bale berada di atas Luar Bale sehingga untuk mencapai Dalem Bale terdapat tiga anak tangga. Tiga anak tangga ini mempunyai arti Wetu Telu ialah kepercayaan tiga waktu oleh suku sasak yang terdiri dari lahir, berkembang dan mati. Saat Islam mulai memasuki Pulau Lombok, suku sasak melakukan sholat sesuai adab Wetu Telu yakni sholat tiga waktu. Namun dikala ini warga Sade telah menunaikan sholat lima waktu atau Wetu Lima yang ditandai dengan pemanis dua tangga pada bagian paras Bale Luar di Bale Tani. Setelah melalui tangga teratas terdapat satu pintu masuk untuk memasuki ruang Bale Dalem, cara membuka pintu dengan cara digeser yang disebut Lawang Kuri .


3. Bale Jajar


Bale Jajar
Bale jajar merupakan tempat hunian suku sasak dengan ekonomi menegah ke atas. Bentuknya serupa dengan Bale Tani, perbedaannya terletak pada ruang Dalem Bale yang lebih banyak. Bale Jajar memiliki dua Dalem Bale dan satu serambi (sesangkok) dan ditandai dengan adanya sambi yaitu tempat penyimpanan materi kuliner dan kebutuhan rumah tangga. Pada bab depan Bale Jajar terdapat sekepat dan pada bab belakangnya terdapat sekenam yang hendak diterangkan lebih lanjut di bagian selanjutnya.

Baca Juga : Rumah Adat Matakali Maiwa - Sulawesi Selatan

4. Berugaq atau Sekepat


Berugaq Sekepat
Berugaq sekepat mempunyai bentuk seperti saung, ialah berbentukpanggung tanpa dinding, beratap alang – alang dan ditopang oleh empat tiang bambu membentuk sisi empat.  Lantai yang dibuat dari papan kayu atau bilah bambu yang dianyam dengan tali pintal (Peppit)  dan tingginya 40–50 cm dari tanah dan terletak di bab depan Bale Jajar.

Sekepat ini biasa dipakai untuk menerima tamu karena tradisi sasak tidak mendapatkan sembarang orang ke dalam rumah. Bila pemilik rumah mempunyai anak perempuan, sekepat mampu digunakan untuk mendapatkan pemuda yang tiba midang (melamar). Selain itu juga dipakai untuk berkumpul dan beristirahat setelah kerja di sawah.


5. Berugaq Sekenam


Berugaq Sekenam
Sekenam mempunyai bentuk yang sama dengan berugaq sekepat, perbedaannya terletak dari jumlah tiangnya adalah sebanyak enam buah dan berada di bagian belakang rumah. Sekenam dipakai sebagai daerah aktivitas belajar mengajar tata krama, nilai-nilai budaya dan sebagai tempat konferensi internal keluarga.

6. Bale Bonder

Bale Bonder atau disebut juga Gedeng Pengukuhan memiliki design segi empat bujur kandang dan ditopang oleh tiang dengan jumlah minimum 9 tiang dan maksimum 18 tiang. Dindingnya yang dibuat dari anyaman bamboo dan bab dalamnya mirip ruang serbaguna. Atapnya tidak memakai nock/sun, tetapi ujung atapnya menggunakan penutup berupa kopyah berwarna hitam.
Bale Bonder lazimnya dihuni oleh pejabat desa atau dusun dan terletak di tengah pemukiman. Fungsinya yakni sebagai kawasan persidangan budbahasa, mirip kawasan diselesaikannya masalah pelanggaran aturan akhlak. Selain itu Bale Bonder dipakai sebagai tempat menaruh benda-benda bersejarah atau pusaka warisan keluarga.

Baca juga : Arsitektur Rumah Gadang : Rumah Adat Minangkabau

7. Bale Beleq Bencingah

Bale Beleq

Bale Beleq Bencingah biasa dipakai pada kurun kerajaan dulu. Fungsinya yakni selaku tempat acara-program penting kerajaan, diantaranya peresmian pejabat kerajaan, pengakuan putra mahkota kerajaan dan para Kiai penghulu kerajaan, tempat penyimpanan benda pusaka kerajaan, dan sebagainya. Bale ini juga dijadikan selaku daerah suci.

8. Bale Tajuk


Bale tajuk mempunyai bentuk sisi lima dan ditopang oleh lima tiang . Bale Tajuk adalah fasilitas pendukung bagi rumah yang memiliki keluarga besar. Tempat ini dipakai selaku kawasan pertemuan keluarga besar dan training macapat takepan, untuk memperbesar pengetahuan dan tata krama.

Baca juga : Sasadu, Rumah Adat Halmahera Barat

9. Bale Gunung Rate dan Bale Balaq


Bale Gunung Rate dan bale Balaq merupakan jenis residensial yang diresmikan pada tempat dengan keadaan geografis tertentu. Bale Gunung Rate diresmikan oleh warga yang berdomisili di lereng pegunungan sedangkan bale Balaq diresmikan berbentukrumah panggung untuk menyingkir dari peristiwa banjir.

10. Bale Kodong


Bale Kodong mempunyai ukurann yang sangat kecil dan rendah,  tingginya kira-kira seukuran orang sampaumur. Bale ini biasanya digunakan oleh para pengantin baru atau orang lanjut usia yang tinggal bareng cucu-cucunya.

Konsep Interior

Masyarakat lombok memiliki kebudayaan yang cukup unik, mereka mengembangkan arsitektur menurut fungsi. Salah satunya bisa dilihat pada interior Rumah Tradisional Bale ini. Elemen lantai menggunakan adonan tanah dengan kotoran kerbau yang membuat lantai tetap baka. Bagian dinding menggunakan anyaman yang di saat-waktu dapat diperbarui bila rusak.

Penataan interior untuk ukuran rumah tradisional sudah cukup baik. Hampir semua fungsi mampu dilaksanakan dari dalam bangunan. Tata letaknya telah fix dan tidak mampu diubah. Contohnya mampu dilihat pada gambar dapur ini.

Dapur
Demikian ihwal Rumah Bale Nusa Tenggara Barat Semoga Bermanfaat.


Referensi :

Sumber https://www.arsitur.com/

Rabu, 02 Juni 2021

Kesalahan Ketika Membangun Rumah Yang Mesti Disingkirkan

Pembangunan suatu rumah merupakan hal yang cukup kompleks. Mulai dari penyusunan rencana hingga pelaksanaan konstruksi dan finishing membutuhkan pikiran dan tenaga yang tak sedikit. Ada baiknya memakai jasa konsultan dalam hal ini namun bila pun tidak maka bisa menggunakan tukang dan harus yang bagus.
Pembangunan Rumah membutuhkan perhatian khusus

Lalu apa yang terjadi jika pembangunan tidak dilakukan dengan perencanaan dan pelaksanaan yang matang ? Jika terjadi kesalahan-kesalahan fundamental, akan berakibat fatal. Selain ancaman pada struktur, juga mutu ruang yang dihasilkan akan tidak optimal.

Tentu saja tidak ada pemilik/penghuni yang akan mau menempati bangunan yang kurang baik, maka dari itu harus dihindari kesalahan-kesalahan berikut ini :

1. Pondasi yang Kurang Dalam


Pondasi

Dalam sebuah bangunan, pondasi yaitu bab vital dan salah satu yang paling penting dari suatu bangunan, alasannya memang struktur paling bawah dari suatu rumah ini berfungsi menahan beban bangunan.

Idealnya pemasangan pondasi harus hingga dengan tanah keras, sehingga pondasi akan stabil. Namun, banyak dijumpai rumah yang perletakan pondasinya asal, tidak mengamati posisi tanah, dan seringnya berdasar pengalaman tukang.

Beberapa balasan yang mampu ditimbulkan akhir pondasi yang tidak sesuai hukum diantaranya bangunan menjadi kurang kuat dan stabil, terjadi pergerakan dasar bangunan yang mengakibatkan dinding pecah alasannya pondasi amblas. Yang paling fatal yaitu apabila hingga terjadi keruntuhan bangunan akhir pondasi tidak bisa menahan beban diatasnya.

Baca juga : Rumah Bale, Salah Satu Kekayaan Arsitektur Nusa Tenggara Barat

2. Penulangan Struktur yang Tidak Sistematis

Penulangan Besi

Penggunakan besi dalam membuat beton sangat vital fungsinya. Ada perkiraan khusus dalam penyeleksian dan pemasangan besi tulangan. Namun tidak sedikit orang yang mengabaikannya. Banyak tukang yang cuma berdasar asumsi, sehingga penggunaan besi tulangan kadang-kadang tak begitu mempertimbangkan beban dan cara pengerjaannya.

Beberapa hal yang sering terjadi dalam kesalahan penulangan diantaranya diameter besi tidak sebanding dengan beban, jarak sengkang tidak diamati, jumlah besi tidak sesuai, ikatan kurang besar lengan berkuasa, tidak menggunakan tekuk pada ujung selaku pengait, dll.

Akibatnya bangunan menjadi kurang kuat, kolom atau balok menjadi lengkung, keretakan pada struktur yang berujung pada ambruknya bangunan.

3. Kolom yang tidak Lurus ke atas

Kolom

Kolom yang baik untuk menumpu beban yakni kolom yang lurus ke atas. Untuk menerima kolom lurus membutuhkan perhatian khusus. Karena lumayan menyedot waktu, sering kali kolom dibuat dengan agak tergesa-gesa sehingga posisinya tidak lurus.

Banyak tukang yang asal menciptakan bekisting untuk kolom, entah itu kolom simpel maupun kolom struktur, sehingga posisi kolom tekadang tidak lurus. Hal ini akan menjadi dilema besar ketika ring balok atau balok struktur tidak tepat menumpu pada kolom. Selain itu dampaknya juga akan terasa pada dinding yang menjadi tidak lurus.

Baca juga : Arsitektur Rumah Gadang : Rumah Adat Minangkabau

4. Balok yang tidak Bertumpu pada Kolom

Balok pada bangunan mestinya menumpu di kolom

Banyak tukang yang kurang wawasan sehingga dalam menempatkan balok tidak sempurna diatas kolom. Bisa dijumpai balok yang bertumpu pada dinding atau dikaitkan dengan ring balok pengikat dinding. Akan sangat beresiko bila hal ini terjadi, jika beban yang dipikul balok sungguh berat, maka dinding akan retak dan bisa mengakibatkan keruntuhan bangunan rumah.

 5. Pasangan Dinding yang Miring

Pasangan Dinding harusnya lurus

Dalam memasang dinding bata harusnya lurus dan tidak bergelombang, karena hal ini kuat juga pada kekuatan dinding dalam menahan beban. Sering ditemui sudut ruangan yang tidak siku, hal ini mampu disebabkan sebab dalam pemasangan dinding tidak lurus dan tidak mengamati sudut bangunan. Sudut bangunan yang tidak siku akan sungguh kelihatan bila ruangan dipasang lantai keramik.

Sumber https://www.arsitur.com/

Selasa, 25 Mei 2021

Ongkos Embel-Embel Saat Membangun Rumah (Di Luar Rab)

Membangun rumah memang ialah hal yang kompleks. Selain karena banyak pihak yang terlibat didalamnya, juga sebab tidak sedikit kebutuhan yang mesti dibeli dikala membangun rumah. Apalagi ketika melakukan pembangunan rumah dari 0 ataupun renovasi total.

Biaya Tambahan Membangun Rumah

Dalam membangun rumah pastinya kita telah mengenal dengan planning budget ongkos atau yang diketahui dengan perumpamaan RAB. Namun masih banyak yang keliru jika saat membangun rumah total biaya yang dikeluarkan yaitu sebanyak ongkos dalam rencana RAB.alasannya adalah dalam kenyataannya ada beberapa ongkos pemanis yang mesti dikeluarkan saat membangun rumah.


Biaya Tambahan Membangun Rumah


Penasaran? Berikut yakni beberapa biaya suplemen yang harus disiapkan di luar RAB :


1. Perlengkapan rumah tangga

Setelah bangunan rumah jadi, kita tidak eksklusif mampu beraktivitas secara wajar di dalamnya bila belum ada peralatan rumah tangga yang menunjang.Tetapi tidak perlu terburu-buru alasannya perlengkapan rumah tangga bisa dicicil.

Hal yang penting dalam berbelanja perabot rumah tangga yakni menggunakan skala prioritas. Benda-benda yang penting didahulukan khususnya peralatan dapur, kamar mandi dan alat higienis-higienis.

Untuk lebih efisiennya ada baiknya mencari informasi seputar promo atau potongan harga dari berbagai toko penjual perabotan rumah tangga.walaupun diskon kecil namun akan sungguh bermakna sebab kita akan berbelanja dalam jumlah dan jenis yang banyak.


2. Tagihan listrik dan air suplemen

Saat pekerjaan konstruksi berlangsung akan banyak memakai mesin-mesin untuk mempercepat pekerjaan. Selain itu beberapa pekerjaan konstruksi tentunya membutuhkan air khususnya dikala proses Cor beton.

Untuk yang melaksanakan renovasi rumah khususnya yang memperbesar lantai perlu memperhatikan daya listrik rumah yang baru. Hal ini penting saat ruangan bertambah maka kebutuhan listrik akan bertambah pula sehingga perlu memikirkan daya listrik yang digunakan serta tagihan listrik perbulannya.

3. Biaya perizinan

Biaya perizinan tidak termasuk dalam RAB. Sebagai seorang warga negara yang bagus dan taat akan peraturan serta aturan yang berlaku, wajib bagi kita untuk mengelola izin mendirikan bangunan saat membangun rumah dari nol maupun saat melaksanakan renovasi total.

Kita bisa mengelola IMB melalui Kantor Pelayanan terpadu satu pintu ( PTSP ) yang lokasinya ada di kantor kecamatan terdekat.Untuk mengelola IMB ada beberapa dokumen yang harus dipersiapkan diantaranya gambar bangunan, KTP, NPWP, dan bukti pembayaran pajak bumi dan bangunan ( PBB ) Tanda titik

besarnya biaya untuk mengurus IMB tergantung dari luas bangunan yang menapak ke tanah serta jumlah lantai bangunan rumah kita. Selain itu kebijakan pemerintah tempat daerah kita membangun rumah juga kuat pada nilai pengurusan IMB.

4. Biaya untuk sewa atau kesepakatan rumah sementara

Biaya ini dikeluarkan kalau kita melaksanakan renovasi besar-besaran terhadap rumah. Jika rumah dibongkar total maka ialah hal yang mustahil jikalau penghuni rumah tetap memaksakan tinggal di rumah tersebut. Sehingga mereka harus mengungsi sementara di rumah kontrakan ataupun indekos.

Sebaiknya cari rumah atau indekos yang lokasinya berdekatan dengan rumah yang sedang direnovasi. Sebaiknya memilih yang sederhana asalkan tenteram alasannya hanya ditinggali sementara, kalau menyewa yang terlalu cantik harganya akan tinggi. Sebaiknya biaya difokuskan kepada pembangunan rumah utama.

Biaya untuk sewa rumah ini dapat diabaikan kalau saat konstruksi kita masih mampu menumpang di rumah orang renta ataupun rumah kerabat.


5. Biaya tak terduga

Terkadang perkiraan biaya dalam RAB tidak serta-merta sesuai dengan kebutuhan di lapangan. Faktor yang paling umum berpengaruh yaitu adanya kenaikan harga barang atau hal-hal lain di luar perkiraan.

Saat menyusun budget biayadan pelaksanaan konstruksi bangunan memiliki rentan waktu yang cukup usang sehingga saat pelaksanaan konstruksi seringkali harga barang telah naik sekian persen. Oleh karena itu perlu disediakan dana pemanis untuk mengantisipasi pengeluaran yang tak terduga ini.

Besarnya dana pemanis yang mesti disiapkan tergantung dari besarnya nilai proyek untuk membangun rumah. Namun pada umumnya dana tak terduga ini nilainya sekitar 10% hingga 20% dari total ongkos proyek.

Demikian tentang ongkos aksesori yang harus disiapkan dikala membangun rumah atau merenovasi rumah. Semoga bermanfaat.

Sumber https://www.arsitur.com/

Senin, 03 Mei 2021

15 Penyebab Atap Bocor

Musim hujan merupakan  ujian yang sangat memiliki arti bagi suatu bangunan. Ini juga menjadi semacam pertaruhan bagi desainer dan kontraktor. Masalah utama yang paling kerap muncul saat hujan utamanya di rumah yakni kebocoran. Bagian rumah yang paling sering bocor pastinya atap, alasannya adalah atap ialah bab rumah yang berhadapan pribadi dengan air hujan.

Sebelumnya pernah aku tuliskan beberapa kesalahan dalam membangun suatu rumah. Namun kali ini akan saya tambahkan dengan kesalahan membangun yang menjadi Penyebab Kebocoran pada Atap Rumah.

 Musim hujan merupakan  ujian yang sangat berarti bagi sebuah bangunan 15 Penyebab Atap Bocor
15 Penyebab Atap Bocor


Kebocoran atap tidak cuma terjadi karena kesalahan dalam rancangan atap atau posisi dan kemiringan atap. Kebocoran juga sering kali terjadi alasannya kesalahan dalam aplikasi material. Material atap yang pemasangannya tidak sesuai mekanisme kemungkinan besar akan berurusan. Misalnya atap genteng yang memerlukan kemiringan minimal 35 derajat, atap alang-alang yang perlu banyak lapisan untuk tidak bocor atau atap dak beton yang perlu metode drainase yang baik.

Kebocoran atap walaupun sedikit jika dibiarkan lama-usang akan menimbulkan dilema serius dengan bagian-bagian lain di bawah atap. Bagian lain yang paling beresiko itu yaitu flafon. Kebocoran atap menimbulkan plafon bercak, rusak ataupun jebol.

Baca juga : 10+ Jenis Bahan Material Plafon Rumah Drop Ceiling

Adapun beberapa faktor penyebab kebocoran atap secara biasa (khususnya pada rumah tinggal) seperti yang sudah saya rangkum diterangkan dalam daftar berikut :
  1. Adanya bab atap yang rusak atau berlubang, misalnya genteng yang retak, atap asbes yang retak dan yang lain.
  2. Posisi atap yang tidak rapat dan adanya celah rembesan antar pecahan atap, utamanya untuk atap genteng.
  3. Ukuran belahan atap yang tidak sama, hal ini bisa saja terjadi alasannya adalah perbedaan produsen atau merek atap yang dipakai.
  4. Masalah pada kerpus/nok untuk atap genteng. Biasanya ada keretakan pada adonan di bawahnya.
  5. Sampah atau kotoran yang menyumbat pemikiran atap, yang menyebabkan rembesan pada celah atap.
  6. Ukuran pipa drainase yang terlalu kecil, sehingga kalau hujan lebat tidak berpengaruh memuat pedoman air hujan.
  7. Umur atap yang sudah lama sehingga mampu mengakibatkan adanya keropos pada atap, terutama terjadi pada atap seng yang berkarat.
  8. Bekas paku pada atap seng dan asbes yang tidak ditambal bisa menimbulkan kebocoran.
  9. Adanya kebocoran pada beton untuk atap dak/datar. Untuk itu perlu di tes genangan air saat membuat atap dak.
  10. Kemiringan atap yang kurang sesuai dengan jenis atap yang dipakai.
  11. Konstruksi atau rangka atap yang melengkung akibat material atap yang terlalu berat.
  12. Desain atap yang kurang ideal, lazimnya atap limasan yang berbelok atau berbentuk L beresiko bocor pada belokannya.
  13. Talang air yang kurang dalam. Untuk atap yang pinggirnya mengguakan talang air harus cukup dalam atau cukup besar bila memakai pipa supaya bisa menampung air untuk hujan lebat.
  14. Atap yang disambung atau tambal sulam sangat rawan bocor, dalam rancangan dan konstruksi usakahan anutan air terang.
  15. Skylight dengan material atap yang berlawanan juga sering menjadi sumber kebocoran.

Baca juga : Tips Mengecat Plafon Sendiri di Rumah

Setiap jenis atap mempunyai cara pemasangan dan perawatan yang berbeda-beda. Selain itu setiap jenis atap juga mempunyai keunggulan dan kelemahan tersendiri.

Demikianlah penyebab kebocoran atap. Selain beberapa faktor di atas tentunya masih ada lagi aspek lainnya, jikalau anda mempunyai pertimbangan lain silahkan tambahkan di kolom komentar, terima kasih.

Sumber https://www.arsitur.com/

Kamis, 15 April 2021

10 Langkah Menata Kamar Anak Lengkap

Merupakan hal yang sangat bagus sekali jikalau orang renta mampu memberikan kamar tidur sendiri bagi anak sejak dini. Hal ini dapat mengajari belum dewasa untuk mandiri dan bertanggung jawab akan teritorialnya sendiri.

Menata kamar anak bekerjsama agak sukar-susah gampang. Seperti yang pernah kita lihat dalam banyak sekali program TV maupun artikel dalam banyak sekali situs web. Menata kamar anak dekat sekali kaitannya dengan edukasi dan pembentukan abjad anak.

Ada baiknya juga diputuskan seberapa besar anggaran yang ingin kita keluarkan dalam menata kamar tersebut sebagai batas-batas dalam berbelanja sesuatu. Budgetnya bahkan bisa 0 rupiah kalau kita telah memiliki materi-bahannya. Maka siapkanlah materi-bahannya.

Berikut ini ialah langkah-langkah sederhana yang mampu diterapkan dalam menata kamar anak. Simak poin-poinnya selaku berikut :

1. Sederhanakan dan Permudah

Hal pertama yang harus dikerjakan dalam menata kamar anak adalah menciptakan semuanya menjadi sederhana dan mudah untuk dilaksanakan. Buatlah perencanaan yang masak dalam menata kamar anak. Dalam hal ini orang tua juga perlu mengobrol dengan sang anak.

 Merupakan hal yang sangat baik sekali bila orang tua bisa memberikan kamar tidur sendiri  10 Langkah Menata Kamar Anak Lengkap
Menata kamar anak sesuai huruf anak (image: www.architecturaldigest.com)


Membuat perencanaan merupakan hal yang sungguh bijaksana. Anda mampu membuatnya sendiri dalam denah-sketsa, mencari tumpuan di Internet atau bahkan mengundang konsultan interior jika perlu.

Hal yang terpenting perihal kamar anak yakni benda apa saja yang harus ada di kamar tersebut. Hal ini yang menentukan duduk perkara dalam poin selanjutnya. Mainan dan busana anak yang sudah tidak dipakai hendaknya dikesampingkan dulu. Kembalikan semuanya menjadi kamar kosong apalagi dahulu.

3. Pilah dan Pilih

Jika semua barang-barang telah dikeluarkan dari dalam kamar, maka pilah dan pilih benda-benda yang mau kembali ke kamar tersebut. Pilih juga benda-benda baru yang hendak tiba dari toko. Sesuaikan dengan anggaran masing-masing.

Benda-benda yang tak terpakai semisal mainan dan pakaian bekas ada baiknya kemudian disumbangkan terhadap orang yang lebih memerlukan. Orang bau tanah yang baik mengajarkan anaknya peduli pada orang lain.

4. Bersihkan dan Bereskan

Setelah seluruhnya terpilih, waktunya membersihkan kamar anak dan membenahi permasalahannya. Sebelum siap ditata, kamar anak haruslah dalam kondisi prima. Pastikan semua komponen sudah beres mulai dari bagian lantai, dinding maupun plafon bebas dari permasalahan arsitektur berupa bocor, retak atau lepas.

6. Zonasi Kamar

Setelah semuanya beres, selanjutnya yaitu melakukan zonasi kamar, ialah mengaplikasikan ide atau desain kita dalam kamar tersebut. Ada kalanya kita memerlukan asumsi ukuran dan penempatan barang-barang anak.

Zonasi yang tenteram untuk kamar anak (image: http://seekertunes.com/)


Hal yang penting dalam tahap ini yakni membayangkan kita sebagai seorang anak berada dalam tersebut dan melakukan banyak sekali aktivitas. Dengan demikian kita bisa memperoleh pola sirkulasinya.

7. Interior

Selanjutnya ialah pekerjaan interior berupa penataan komponen kamar. Misalnya mengecat ulang dinding atau plafon, memberi pola, tekstur atau gambar sesuai dengan desain kita. Bila tak ada bagian kamar yang berubah, kita mampu skip dan lanjutkan ke tahap selanjutnya.

8. Furniture

Memasukan furniture dalam ruangan dimulai dari benda yang terpenting dan besar. Misalnya daerah tidur dan lemari pakaian mesti dimasukan dan ditata terlebih dahulu sehingga akan lebih gampang menata yang yang lain.

9. Tanda dan Keterangan

Anak kadang belum mampu mengenali fungsi-fungsi dari furniture yang tersedia. Untuk itu perlu diberikan tanda maupun keterangan biar beliau terdidik untuk meletakkan barang-barang pada tempatnya. Berilah tanda dan keterangan dengan kreatif dan inovatif.

 Merupakan hal yang sangat baik sekali bila orang tua bisa memberikan kamar tidur sendiri  10 Langkah Menata Kamar Anak Lengkap
Pemberian tanda dan informasi pada kamar anak (image: nikevertchaussures.com)


10. Membentuk Kebiasaan dan Karakter

Salah satu hal penting dalam penataan kamar anak yakni pembentukan karakternya sejak dini. Kamar tidur anak merepresentasikan karakter anak tersebut. Misalnya anak pria yang kamarnya menggunakan tema superhero atau anak wanita dengan tema bunga.

Selain itu, menata kamar anak perlu memperhatikan segi operasional. Kamar tersebut akan dipakai oleh sang anak, buatlah supaya beliau gampang menata dan merapikan kembali kamar tersebut dengan cara yang mengasyikkan.

Sekian 10 Langkah Menata Kamar Anak Lengkap, agar berguna.

Sumber https://www.arsitur.com/

Rabu, 14 April 2021

Kiat Merawat Pagar Rumah

Siapa yang tidak senang menyaksikan dinding luar yang manis dan indah ? Tentunya membuat rumah kita nampak cantik dari dalam maupun dari luar. Pagar luar yaitu tampang rumah yang menghadap ke publik yang secara tidak langsung membuktikan mutu rumah didalamnya.

 Siapa yang tidak suka melihat dinding luar yang cantik dan indah  Tips Merawat Pagar Rumah
Tips Merawat Pagar Rumah


Dinding yang terletak diluar ruangan dan eksklusif terkena hujan serta sinar matahari akan gampang terserang jamur dan lumut. Jamur berupa bintik-bintik hitam, sedangkan lumut hijau merata.

Penyebab tumbuhnya jamur dan lumut adalah alasannya kelembaban yang tinggi pada tinding. Untuk menghilangkannya mampu dipakai kaporit atau pemutih busana dan cairan kimia pembasmi jamur.

Berikut ini cara-cara perawatan dinding pada pagar tembok.

  1. Bersihkan jamur dan lumut yang ada pada dinding dengan cara disikat, setelah itu bilas dengan air higienis.
  2. Oleskan larutan kaporit atau pemutih busana dengan air, lalu biarkan sekitar 1 jam.
  3. Bilas dengan air higienis.
  4. Setelah kering, oleskan cairan pembasmi jamur dan lumut ( fungicidal wash ), sesudah dibiarkan sekitar 2-6 jam, bilas dengan air higienis.
  5. Setelah kering, dinding diberi cat dasar sebelum dicat dengan cat yang mengandung anti jamur dan lumut.
  6. Lakukan dikala kondisi cerah semoga mendapatkan hasil yang lebih optimal. Bila hujan gunakan penutup mirip terpal.

Untuk dinding luar, seleksilah cat yang berbahan dasar lateks, bukan acrylic emulsion, karena lebih tahan kepada pergeseran cuaca, utamanya iklim yang lembam, sinar matahari yang terik, dan curah hujan yang tinggi. Cat ini mudah dibersihkan dengan sabun dan tidak menjadikan busuk tertentu.

Jika memakai pagar yang yang dibuat dari bahan metal seperti baja atau besi hollow, maka perawatan cukup dijalankan pengecatan ulang optimal setiap 5 tahun sekali. Masalah utama pagar metal ialah karat, jadi tentukan tidak ada bagian pagar yang tergenang air supaya tidak cepat berkarat. Gunakan cat yang tahan cuaca yang khusus outdoor. Untuk bagian yang telah berkarat dan ringkih, bisa dijalankan pengelasan.

Demikianlah tips untuk merawat pagar rumah, Selamat Mencoba :)

Sumber https://www.arsitur.com/