Tampilkan postingan dengan label atap. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label atap. Tampilkan semua postingan

Senin, 07 Juni 2021

10 Macam Material Penutup Atap Di Indonesia

10 Macam Material Penutup Atap di Indonesia
Material penutup atap ialah bahan-bahan bangunan yang dipakai sebagai lapisan epilog terakhir pada atap bangunan, material ini yang hendak menahan panas dan hujan yang terjadi pada atap bangunan. Hingga ketika ini ada berbagai pilihan material atau materi yang dapat digunakan untuk epilog atap bangunan di Indonesia. Berikut ialah beberapa bahan penutup atap yang terkenal, diantaranya :


1.    Genteng

genteng

Genteng ialah tanah liat yang dipress (ditekan pada cetakan) lalu dibakar dengan suhu tinggi. Atap ini merupakan atap yang sungguh familiar di Indonesia. Selain karena harganya yang relatif murah, materi ini juga gampang dalam pemasangan dan tahan lama. Sistem kontruksinya memakai tata cara saling mengunci (interlocking).

Genteng sangat terkenal dan sudah digunakan nyaris di seluruh rumah-rumah di Indonesia baik yang ada di perkotaan maupun pedesaan. Pemasangan genteng begitu gampang dan bisa dijalankan oleh tukang biasa atau juga mampu dijalankan sendiri. Yang paling penting dari atap genteng yaitu rangka penyokong di bawahnya yang harus sesuai, mampu menggunakan kayu atau baja ringan.

2.    Bitumen

bitumen

Bitumen di Indonesia disebut juga genteng aspal. Bahan penyusun atap ini terdiri atas lapisan aspal, resin, serat organik, dan debu kertas. Bentuk atap aspal berbentuklembaran yang memiliki ketebalan sekitar 0,5-1 cm. Pemasangan atap ini bisa dilaksanakan dengan lem, atau sekrup ke reng.

Dibandingkan dengan genteng, eksistensi atap bitumen di Indonesia masih cukup jarang dan juga belum banyak tukang yang mampu melakukan atap bitumen. Namun atap bitumen termasuk jenis gres yang mulai dilirik oleh rumah-rumah minimalis, alasannya tekstur dan performa atapnya yang rapi dan kotak-kotak sehingga sesuai dengan gaya rancangan yang dipakai.

Baca Juga : Cara Terbaik untuk Waterproof Atap Datar

3.    Keramik

genteng keramik

Disebut juga genteng keramik, dibentuk dari tanah liat khusus dengan suhu yang sangat tinggi dan mempunyai lapisan glazur layaknya keramik lantai. Atap ini memantulkan panas sehingga lebih sedikit yang diserap dan lebih kedap air meskipun relatif lebih mahal.

Genteng keramik di Indonesia biasanya dipasang pada rumah premium menengah ke atas. Mengingat kualitasnya yang sangat baik dan ketahanan terhadap aneka macam kondisi cuaca. Sistem pemasangan genteng keramik nyaris sama dengan genteng biasa, hanya ada sedikit perbedaan jarak reng.

4.    Sirap

sirap

Sirap dibuat dengan memangkas kayu tipis-tipis sampai membentuk lembaran. Biasanya kayu yang digunakan yakni kayu ulin karena berpengaruh dan tahan cuaca hingga 25 tahun. Sistem pemasangannya bersusun (tumpuk) beberapa lapisan.

Baca Juga : Atap Bentang Lebar dan Jenis Strukturnya

5.    Rumbia

atap rumbia

Rumbia ialah dedaunan yang berasal dari flora palem-paleman. Ini merupakan materi yang banyak dipakai untuk rumah tradisional di Indonesia, tetapi beberapa villa yang bergaya etnik juga sering menggunakan ini. Namun material ini gampang rusak dan rawan bocor.

6.    Ijuk

atap ijuk

Ijuk ialah serat alami dari pelepah pohon aren yang dimasak sedemikian rupa. Atap ijuk juga banyak dipakai pada bangunan tradisional seperti pada umumnya Pura di Bali. Namun umur materi ini tidak terlampau usang dan juga riskan bocor.

Baca Juga : Cara Menghitung Luas Kap Baja Ringan

7.    Beton

dak beton

Atap beton juga dikenal dengan dak beton yang dibuat dari adonan semen, pasir dan air. Pengerjaan dak beton cukup rumit namun sanggup bertahan seumur hidup apabila menggunakan adonan yang sempurna dan perawatan yang benar.

8.    Seng

atap seng

Seng merupakan salah satu material atap yang ringan dan mudah dipasang. Keunggulan yang lain ialah harganya yang murah dan cukup gampang ditemukan. Namun akan mudah menciptakan ruangan panas dan suaranya berisik dikala turun hujan.

Baca Juga :  4 Bentuk Atap Rumah Minimalis yang Cocok Diterapkan

9.    Asbes

atap asbes

Alternatif lain dari atap sengn yaitu asbes. Dengan bentuk bergelombang memperbesar kekohoan asbes meskipun tidak sekuat seng. Material ini gampang didapat di Indonesia, pemasangannya mudah dan ringan. Tidak sepanas atap seng dan tidak terlalu ribut ketika turun hujan.

10.    PVC

atap pvc

PVC material dasarnya yaitu plastik. Atap pvc merupakan alternatif untuk bahan atap yang ringan, besar lengan berkuasa, tahan lama dan mudah dalam pemasangannya. Namun cukup cepat membuat ruangan panas dan relatif mahal.

Demikian wacana material epilog atap, supaya berfaedah dan dapat menambah wawasan, terima kasih.

Sumber https://www.arsitur.com/

Senin, 08 Februari 2021

Berbagai Macam Bentuk Rangka Atap Dan Karakteristiknya

Rangka atap intinya adalah struktur yang berbentuk satu atau beberapa unit segitiga yang ramping dan lurus dengan ujungnya yang terhubung lewat konferensi atau node.

Rangka atap pada dasarnya adalah struktur yang berbentuk satu atau beberapa unit segitiga  Berbagai Macam Bentuk Rangka Atap dan Karakteristiknya
Berbagai Macam Bentuk Rangka Atap dan Karakteristiknya


Penting untuk diketahui bahwa kekuatan eksternal yang muncul dalam rangka ini reaksinya cuma melakukan pekerjaan baik di area simpul, namun cara struktur dibangun memungkinkan dispersi pada kekuatan rangka ini, baik itu se-komprehensif mungkin.

Adanya sambungan dalam rangka atap dilihat selaku revolute, yang bermakna bahwa gaya puntir dikecualikan. Ada banyak sekali macam bentuk rangka atap yang telah berkembang dan dipakai di banyak bangunan, mari kita telusuri karakteristik, kelebihan dan kekurangannya.

Rangka atap pada dasarnya adalah struktur yang berbentuk satu atau beberapa unit segitiga  Berbagai Macam Bentuk Rangka Atap dan Karakteristiknya
Berbagai Macam Bentuk Rangka Atap


01 King Post Truss

Rangka atap khusus ini sering terbuat dari kayu, namun juga mampu dibentuk dari variasi baja dan kayu. Semuanya kembali pada arsitek dan jago struktur bangunan. King Post Truss dapat membentang hingga 8m yang menjadikannya tepat untuk beberapa jenis bangunan, khususnya rumah kecil.

02 Pratt Truss

Bentuk ini yaitu salah satu jenis rangka atap baja yang paling terkenal dan cukup irit. Jenis rangka atap ini menunjukkan beberapa fitur menarik khususnya berkat fakta bahwa bagian rangka vertikal menyangga tekanan, sementara rangka yang diagonal menyalurkan kompresi. Penting untuk diketahui bahwa rangka ini dapat digunakan untuk rentang yang berkisar antara 6-10m.

03 Queen Post Truss

Queen Post Truss dirancang untuk menjadi jenis rangka atap yang sangat ahli, sederhana, dan serbaguna yang mampu digunakan pada banyak bangunan. Bentuk Ini memberikan rentang yang bagus, sekitar 10m dan mempunyai desain sederhana yang membuatnya cocok untuk aneka macam jenis bangunan.

04 Howe Truss

Jenis rangka ini lazimnya yakni variasi dari baja dan kayu, yang menjadikannya tampakelegan, sementara dari segi struktur juga menunjukkan rancangan yang sangat menawan. Hampir semuanya terbuat dari kayu, namun, bagian tegangan atau bagian vertikal dibentuk dari baja untuk menawarkan dukungan dan keandalan tambahan.

Satu aspek yang menciptakan Howe Truss luar biasa alasannya adalah mempunyai rentang yang sangat lebar, dan dapat mencakup bentang dari 6-30m. Ini mengakibatkan jenis howe truss multi fungsi dan sungguh berguna untuk banyak sekali jenis proyek.

05 Fan Truss

Seperti yang mampu kita lihat dari banyak gambar jenis rangka atap, Fan Truss timbul dengan desain yang sangat sederhana dan umumnya terbuat dari baja. Dalam suasana ini, bagian fan truss membentuk rangka atap fink.

Selain itu, karakteristik utama di sini yaitu akord atas dibagi menjadi panjang yang lebih kecil, karena itu memungkinkan bangunan untuk mendapatkan tunjangan purlin. Selain itu, kita mampu menerima rentang menengah dengan tipe ini, sekitar 10-15m sehingga lebih dari cukup untuk sebagian besar proyek.

06 North Light Truss

Rangka Atap North Light cocok untuk bentang lebih besar yang melampaui 20m dan mencapai 30m. Ini karena lebih murah untuk menyertakan tiang penopang yang memiliki gelagar kisi lebar yang lebih besar untuk meliputi rangka penopang.

Jenis rangka ini yakni salah satu yang tertua dan juga yang paling irit yang dapat kita peroleh di pasaran. Jenis ini memungkinkan kita mendapatkan ventilasi pada atap. Rangka ini juga berfungsi untuk ruang tamu dan secara biasa untuk ruang yang sungguh besar.

07 Quadrangular Truss

Jenis rangka atap ini dipakai untuk bentangan besar. Kita mampu mendapatkan rangka seperti ini di ruang yang lebih besar meliputi auditorium atau bahkan gudang kereta api.

08 Parallel Chord Truss

Jenis rangka ini dibentuk khusus untuk orang-orang yang ingin membangun rumah tanpa menghabiskan anggaran besar untuk atapnya.

Rangka ini yang dibuat dari kayu dan tidak membutuhkan balok atau dinding alas. Sebaliknya, rangka ini memakai bagian kayu penuh dan dengan demikian dapat menurunkan jumlah tenaga kerja yang diharapkan untuk menjadikannya.

Rangka ini memerlukan lebih banyak ruang di loteng dan bentangannya mungkin bukan yang terbaik, tetapi dari segi harga dinilai lebih terjangkau.

09 Scissors Truss

Rangka Atap Gunting atau Scissors Truss khususnya dapat didapatkan pada bangunan monumental mirip di katedral. Rangka ini tidak memerlukan balok atau bantalan dinding. Rangka ini tidak baik untuk isolasi panas sehingga efisiensi energinya kurang baik tetapi kita mampu memiliki banyak ruang pada loteng.

10 Raised Heel Roof Truss

Ini yakni salah satu jenis rangka atap kayu yang paling efisien, alasannya adalah memperlihatkan ruang isolasi yang sangat baik, namun pada dikala yang serupa juga menawarkan tata cara pemberian struktural yang sangat baik bagi atap.

Mungkin kita membutuhkan beberapa bahan embel-embel untuk membuatnya memperlihatkan hasil terbaik, belum lagi biayanya bisa sedikit lebih tinggi jikalau daripada jenis rangka lainnya, namun rangka ini dinilai baik untuk isolasi panas bangunan.

Kesimpulan

Sekian perihal Berbagai Macam Bentuk Rangka Atap dengan karakteristik, kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Semoga dengan ini sahabat-sobat menjadi lebih tau perihal bentuk rangka atap yang mampu digunakan ketika membangun rumah ataupun gedung lainnya.
Sumber https://www.arsitur.com/

Kamis, 28 Januari 2021

Cara Menghitung Jumlah Genteng Berdasarkan Luas Atap

Cara Menghitung Jumlah Genteng Berdasarkan Luas Atap pada artikel berikut ini akan sungguh menolong kita dalam menyusun RAB untuk anggaran pengerjaan rumah atau bangunan lainnya.

Menghitung luas atap sejatinya tidak sulit apabiila kita mengenali tekniknya. Menghitung luas atap dan jumlah genteng yang dibutuhkan mengacu pada rumus dasar geometri, pitagoras dan segitiga.

Cara Menghitung Luas rangka atap baja ringan adalah dengan mempergunakan luas permukaan miring atap, dimana luas atap ini telah meliputi oversteck dan sudut kemiringan atap mesti dikenali. Contoh perhitungannya yaitu sebagai berikut :

Misalnya dikenali :


  • Panjang Atap = 8 meter
  • Lebar Atap = 6 meter
  • Overstek atap = 1 meter (keliling)
  • Kemiringan Atap = 36 derajat
  • Bentuk atap = limas tepat
  • Genteng karang pilang GY
  • panjang terpasang = 25 cm = 0,25 m
  • Lebar terpasang = 20 cm = 0,20 m
  • Harga satuan = Rp 4.500

(semua data adalah istilah)

Perhitungan Luas Atap :

Cara Menghitung Jumlah Genteng Berdasarkan Luas Atap pada artikel berikut ini akan sangat  Cara Menghitung Jumlah Genteng Berdasarkan Luas Atap
Cara Menghitung Jumlah Genteng Berdasarkan Luas Atap

Untuk mengkalkulasikan luas atap kita mampu memanfaatkan luas datar yang tertutupi atap kemudian memakai tunjangan cosinus (pytagoras) untuk menentukan luas permukaan miring atap tersebut. Luas datar bisa digunakan untuk menjumlah luas plafon sementara luas miring digunakan untuk menghitung luas atap genteng.

Luas Datar = (8+1+1) x (6+1+1) = 10 x 8 = 80 meter persegi
Luas Miring = Luas Datar / Cosinus 36
Luas Miring = 80 / 0,81 = 98,765 bulatkan menjadi 98,8 meter persegi

Perhitungan Jumlah Genteng :

Cara Menghitung Jumlah Genteng Berdasarkan Luas Atap pada artikel berikut ini akan sangat  Cara Menghitung Jumlah Genteng Berdasarkan Luas Atap
Cara Menghitung Jumlah Genteng Berdasarkan Luas Atap

Jumlah genteng dihitung dengan membagi luas atap miring dengan luas satuan genteng, sehingga menemukan jumlah bergairah dari genteng yang diharapkan. Semakin kecil ukuran genteng kian banyak pula jumlah genteng yang diharapkan.

Luas Genteng = p genteng x l genteng
Luas Genteng = 0,25 m x 0,20 m = 0,05 meter persegi
Jumlah Genteng = Luas Atap Miring / Luas satuan genteng
Jumlah Genteng = 98,8 m2 / 0,05 m2
Jumlah Genteng = 1976 buah

Jadi jumlah genteng yang diperoleh ialah sebanyak 1976 buah genteng. Namun kenyataannya di lapangan kita mungkin mesti mempersiapkan ekstra jika genteng patah, terpotong atau rusak. Sehingga jumlah genteng yang dipesan seharusnya yaitu 2000 buah.

Perhitungan Biaya Genteng

Untuk biaya genteng saja kita dapat mengalikan harga satuan dengan jumlah genteng yang diperlukan. Sehingga perhitungannya menjadi sebagai berikut :

Biaya Genteng = Harga Satuan x Jumlah Genteng
Biaya Genteng = Rp 4.500 x 2000 = Rp 9.000.000

Makara angka tersebut telah dapat dimasukan RAB genteng pada rumah Anda. Namun harga ini belum tergolong harga bubungan, sebab mesti dihitung panjang bubungannya. Mungkin harganya terbilang menakjubkan bagi bebberapa orang, namun kita tetap mampu menghemat ongkos dengan menukar genteng dengan tipe lain yang lebih murah sehingga selisih Rp 1.000 saja pada harga satuan akan berarti jutaan pada RAB. Makara bijaksanalah mempersiapkan opsi atap Anda.
Sumber https://www.arsitur.com/

Rabu, 27 Januari 2021

Cara Mengkalkulasikan Luas Kap Baja Ringan

Cara Menghitung Luas Kap Baja Ringan pada postingan berikut ini sungguh menolong kita dalam menjumlah jumlah ongkos yang dibutuhkan untuk membangun Kap Baja Ringan. Tukang atau seorang ahli kap baja ringan umumnya akan mengenakan harga menurut luas atap dan sudut kemiringan atap bangunan.

Cara Menghitung Luas Kap Baja Ringan pada artikel berikut ini sangat membantu kita dalam m Cara Menghitung Luas Kap Baja Ringan
Cara Menghitung Luas Kap Baja Ringan

Semakin tinggi sudut kemiringan atap lazimnya harganya semakin mahal. Hal ini terjadi alasannya adalah kian panjang baja yang diperlukan. Oleh alasannya adalah itu kemiringan juga perlu ditentukan dengan cermat. Biasanya kemiringan atap rumah berkisar antara 35 - 38 derajat.

Prinsip menjumlah Luas Kap Baja Ringan memakai ilmu matematika dasar adalah geometri, segitiga dan pytagoras. Luas atap secara akurat dapat dijumlah bila kita mengetahui bentuk atap yang dipakai. Berikut ialah Cara cepat Menghitung Luas Kap Baja Ringan yang diikuti dengan acuan :

Misalnya dimengerti atap sebagai berikut :

  • panjang atap = 8 meter
  • lebar atap = 5 meter
  • overstek = 1 meter
  • kemiringan atap = 37 derajat
  • bentuk atap = limas sempurna
  • Kelas baja = kelas 2 (setara garuda)
  • Jarak kuda-kuda = 1 meter
  • harga baja per meter persegi (miring) = Rp 150.000


Perhitungan Luas Atap :

Untuk menghitung luas atap kita bisa mempergunakan luas datar yang tertutupi atap kemudian memakai pinjaman cosinus (pytagoras) untuk memilih luas permukaan miring atap tersebut. Luas datar mampu digunakan untuk menghitung luas plafon sementara luas miring dipakai untuk mengkalkulasikan luas atap genteng.


  • Luas Datar = (8+1+1) x (5+1+1) = 10 x 7 = 70 meter persegi
  • Luas Miring = Luas Datar / Cosinus 37
  • Luas Miring = 70 / 0,8 = 87,5 meter persegi
  • Jumlah kuda-kuda = 8-2 = 6 buah


Perlu dicatat bahwa bila jarak antar kuda-kuda diperkecil contohnya menjadi 80 cm (0,8 m) maka akan ada penambahan satu kuda-kuda lagi, sehingga akan ada pergantian harga per meter persegi kap baja (harga sudah termasuk reng). Hal ini mesti didiskusikan dengan seorang ahli atau suplier baja ringan.

Biaya Kap Baja Ringan Berdasarkan Luas Atap

Setelah menerima luas atap dan harga per meter persegi (miring) maka berikutnya bisa ditentukan perkiraan harga kap baja sebagai berikut :


  • Biaya kap baja ringan = Luas kap baja x harga per meter persegi
  • Biaya kap baja ringan = 87,5 x Rp 150.000
  • Biaya Kap baja ringan = Rp 13.250.000


Nah demikianlah perhitungan ongkos kap baja ringan menurut perhitungan luas atap yang telah dikenali kemiringannya. Semoga bermanfaat dan dapat memperbesar pengetahuan sobat-sobat sekalian.
Sumber https://www.arsitur.com/

Sabtu, 19 Desember 2020

Atap Bentang Lebar Dan Jenis Strukturnya

Bangunan lazimnya ditopang oleh kolom-kolom dengan jarak tertentu. Normalnya, setiap lebar 3,5 m - 8 m mesti ada kolom yang menopang. Bagaimana jikalau ingin membuat bangunan dengan ruangan yang luas dan bebas kolom ? Misalnya untuk hanggar pesawat, ring tinju, atau lapangan futsal ? Jawabannya adalah dengan memanfaatkan tata cara struktur bangunan bentang lebar.

Pengertian Struktur Atap Bentang Lebar

Atap bentang lebar lazimnya didefinisikan sebagai atap dengan bentang lebih dari 12 m tanpa kolom di tengahnya. Atap bentang lebar dapat menciptakan ruang internal yang fleksibel dan bebas kolom dan mampu meminimalkan ongkos substruktur serta waktu konstruksi. Jenis bangunan ini lazimnya ditemukan di berbagai kemudahan seperti pabrik, aula, bangunan pertanian, hanggar pesawat, toko-toko besar, ruang publik, gimnasium dan arena olahraga.

 Bagaimana jika ingin membuat bangunan dengan ruangan yang luas dan bebas kolom  Atap Bentang Lebar dan Jenis Strukturnya
Atap bentang lebar - img by Massimo Majowiecki

Fungsi utama struktur atap bentang lebar seperti dengan atap wajar , adalah melindungi dari cuaca hujan dan panas, membatasi pandangan, menawarkan isolasi bunyi dan termal dan sebagainya. Atap bentang lebar mampu dibuat dari sejumlah materi, mirip baja, paduan aluminium, kayu, beton bertulang dan beton pratekan. Baja lebih disenangi alasannya adalah kekuatannya yang tinggi, ringan dan tahan lama.

Jenis Struktur Atap Bentang Lebar

Teknologi struktur yang sudah berkembang dalam beberapa dasawarsa terakhir membuat sejumlah jenis struktur atap bentang lebar mirip struktur ruang, struktur kabel, struktur membran dan material efisien baru dengan tegangan yang dikombinasikan dengan sistem struktural ringan, yang juga sebagai seni pada rancangan struktur bentang Lebar. Berikut adalah Jenis Struktur Atap Bentang Lebar dan Contohnya :

01. Rangka portal

Rangka portal ialah jenis rangka struktural yang yang paling sederhana, ditandai dengan balok yang disokong di kedua ujungnya dengan kolom, namun, sambungan antara balok dan kolom 'kaku' sehingga momen lentur dalam balok ditransfer ke kolom. Ini bermakna bahwa balok mampu dikurangi dalam ukuran penampang dan dapat meraih jarak yang lebih besar.

Biasanya, sambungan antara balok dan kolom dibuat 'kaku' dengan penambahan paha, braket, atau dengan pendalaman bagian pada sambungan. Rangka portal umumnya dibentuk dari baja, beton pracetak bertulang, atau kayu laminasi yang adakala disebut 'glulam'.

02. Rangka Ruang

Rangka ruang yaitu tata cara atap kaku ringan yang berisikan serangkaian komponen konektor yang bergabung bersama akord (atau struts) dan saling menguatkan. Kekuatan mereka berasal dari prinsip kekakuan segitiga, dengan beban pelenturan yang ditransmisikan selaku beban tegang dan kompresi sepanjang masing-masing akord.

Sebagian besar rangka ruang dibuat dari baja struktural atau tabung paduan aluminium. Buckminster Fuller memelopori penggunaan rangka ruang pada 1960-an untuk struktur kubah geodesiknya. Ada berbagai jenis struktur rangka ruang :
  • jaringan lapisan tunggal
  • grid ganda dan multi layer
  • bingkai ruang kelengkungan tunggal dan ganda

03. Pelat Lipat

Struktur pelat lipat adalah rakitan pelat datar atau lempengan, dalam arah yang berbeda dan bergabung di sepanjang tepi dengan arah memanjang. Dengan cara ini, tata cara struktural akan memiliki balok penunjang pemanis di sepanjang segi yang sama.

Teknik ini berasal di Jerman pada 1920-an dan menjadi terkenal di Rusia dan Amerika Serikat selama 1930-an untuk membangun atap gudang industri dan bangunan lazim. Struktur pelat lipat terbaru terbuat dari cor beton bertulang atau pelat baja. Jenis ini dapat menyediakan banyak bentuk seperti :
  • Prismatik: Piring persegi panjang.
  • Piramidal: Piring non-persegi panjang.
  • Prismoidal: Piring segitiga atau trapesium.

04. Struktur Cangkang

Struktur cangkang yakni struktur pelat tipis dan melengkung dibentuk untuk mentransmisikan gaya tekan, tarik, dan geser yang bekerja pada bidang permukaan. Struktur ini menganut tata cara struktur arch (lengkungn) sehingga mampu menciptakan bentang lebar. Struktur ini biasanya dibangun dari beton yang diperkuat dengan jaring baja (lihat shotcrete).

Konstruksi shell dimulai pada 1920-an. Istilah shell muncul sebagai struktur beton bentang lebar sesudah Perang Dunia II. Struktur ini mampu meraih bentang hingga sekitar 90 m. Bentuk yang lebih kompleks dari cangkang beton telah dibuat menjadi bentuk mirip paraboloid hiperbolik atau bentuk sadel dan penggalan kubah parabola. Desainer perintis struktur cangkang ini diantaranya adalah Felix Candela dan Pier Luigi Nervi.

05. Struktur Membran

Struktur membran yakni struktur atap bentang lebar yang terbuat dari membran yang dikencangkan. Penggunaan struktural membran mampu dibagi menjadi struktur pneumatik, struktur membran tarik dan kubah kabel. Dalam ketiga jenis struktur ini, membran melakukan pekerjaan bareng dengan kabel, kolom, dan unsur struktur lainnya untuk mencapai keseimbangan.

Kabel berperilaku selaku komponen suspensi sederhana, sementara struktur atap bertingkah seperti unit penahan beban wajar , tergantung pada momen dan jenis imbas aksi lainnya. Bahkan jika ada angin, sebab bobot atap yang dikencangkan ke bawah, dibutuhkan bagian-bagian yang menggantung tetap berada dalam tekanan.

Demikianlah mengenai Atap Bentang Lebar dan Jenis Strukturnya, masih banyak jenis atap bentang lebar yang dikembangkan seiring waktu. Semoga berfaedah dan dapat memperbesar wawasan bagi pembaca.

Baca Juga :

Referensi :

  • Massimo Majowiecki. Conceptual Design And Analysis Of Long Span Structures. IUAV University of Venice, Italy
  • https://www.designingbuildings.co.uk/wiki/Long_span_roof
  • https://www.designingbuildings.co.uk/wiki/Folded_plate_construction
  • https://www.britannica.com/technology/shell-structure-building-construction
  • https://en.wikipedia.org/wiki/Membrane_structure

Sumber https://www.arsitur.com/

Selasa, 15 Desember 2020

4 Bentuk Atap Rumah Minimalis Yang Tepat Dipraktekkan

Memilih bentuk atap rumah minimalis harus sesuai dengan desain rancangan rumah yang simple, rapi dan tidak terlalu banyak lekukan yang dapat menggangu persepsi. Jika desain bawahnya yakni minimalis, maka rancangan atapnya pun hendaknya sejalan dan satu tema.

Ada banyak bentuk atap yang mampu dibentuk dengan menggunakan teknologi struktur dikala ini, dari yang sederhana hingga yang rumit meliuk-liuk. Namun untuk rumah bergaya minimalis saya sarankan memakai salah satu diantara 4 Bentuk Atap Rumah Minimalis yang Cocok Diterapkan sebagai berikut :

01. Atap Limas Sempurna (Hip Roof)

Atap Limas Sempurna atau Hip Roof yakni bentuk atap rumah yang paling ideal untuk sebagian besar bangunan dan rumah di Indonesia yang mempunyai curah hujan tinggi. Keunggulan utamanya ialah dari bentuknya yang sungguh estetis dan juga sangat cocok dipraktekkan untuk atap rumah minimalis.


Memilih bentuk atap rumah minimalis harus sesuai dengan konsep desain rumah yang simple 4 Bentuk Atap Rumah Minimalis yang Cocok Diterapkan
Atap Limas Sempurna (Hip Roof)

Ada 4 segi miring dalam atap limas sempurna ini sehingga beban air hujan lebih minim sebab sudah dibagi empat. Dengan begitu, air hujan lebih singkat mengalir ke bawah dan tidak terlalu membebani talang air sehingga menangkal kebocoran. Namun atap limas memerlukan modal yang sedikit lebih banyak alasannya menggunakan jurai dan bubungan.

02. Atap Pelana (Gable Roof)

Atap Pelana atau Gable Roof ialah bentuk atap rumah yang tepat diterapkan untuk menunjukkan kesan elok pada rumah. Bentuk segitiga yang tinggi memperlihatkan kesan megah dan elok jikalau dilihat dari sudut pandang mata normal. Selain itu bentuk pelana juga masih sejalan dengan rancangan atap rumah minimalis.

Memilih bentuk atap rumah minimalis harus sesuai dengan konsep desain rumah yang simple 4 Bentuk Atap Rumah Minimalis yang Cocok Diterapkan
Atap Pelana (Gable Roof)

Atap pelana meminimalisir penggunaan jurai (struktur sudut) karena segi pinggirnya sudah ditopang oleh tembok (gable wall). Kaprikornus atap pelana lebih hemat ongkos ketimbang atap limas. Namun alasannya pembagian pemikiran air hanya dua, maka atap ini akan lebih membebani talang air di bab samping.

03. Atap Miring (Shed Roof)

Atap Miring satu segi atau Shed Roof juga bisa menjadi opsi alternatif atap rumah minimalis. Atap miring ini menghasilkan performa bangunan yang ekspresif dan sesuai jikalau digunakan untuk atap rumah bergaya minimalis. Kemiringan satu sisi ini cocok digunakan untuk atap rumah dengan bentang kurang dari 3 meter sehingga lebih irit dan perbedaan ketinggian (antar segi yang berseberangan) tidak terlalu jauh.

Memilih bentuk atap rumah minimalis harus sesuai dengan konsep desain rumah yang simple 4 Bentuk Atap Rumah Minimalis yang Cocok Diterapkan
Atap Miring (Shed Roof)

Kemiringan satu segi mempunyai arti air akan megalir pada satu segi atap sehingga sungguh menambah beban talang air ketika terjadi hujan lebat. Dengan demikian usahakan kemiringan diposisikan ke arah bentang yang lebih pendek sehingga perjalanan air tidak terlampau panjang dan tidak menambah beban atap.

04. Atap Datar (Flat Roof)

Untuk Anda yang sangat idealis dengan bentuk atap rumah minimalis, atap datar yakni opsi terbaik. Atap datar memperlihatkan penampilan atap rumah yang kotak tepat, sungguh terbaru dan simple. Atap datar juga cocok dipraktekkan bila ingin memfungsikan atap sebagai kawasan beraktivitas (rooftop). Atap datar paling kerap dibuat dengan material pelat beton bertulang.

Memilih bentuk atap rumah minimalis harus sesuai dengan konsep desain rumah yang simple 4 Bentuk Atap Rumah Minimalis yang Cocok Diterapkan
Atap Datar (Flat Roof)

Namun atap datar mempunyai kekurangan dalam mengalirkan air hujan. Sistem drainase yang tidak tepat mengakibatkan air tidak dapat mengalir sepenuhnya dan meninggalkan genangan di beberapa area atap. Hal ini yang lalu menjadikan resiko kebocoran dan kerusakan pelat atap. Selain itu ongkos untuk membua atap datar dengan beton juga lebih mahal dari pada jenis lainnya.

Nah demikian 4 Bentuk Atap Rumah Minimalis yang Cocok Diterapkan, silahkan pilih sesuai dengan keperluan dan selera masing-masing. Namun untuk rumah minimalis, usahakan menerapkan bentuk tepat (tanpa kombinasi) sehingga benar-benar sesuai dengan desain rumah minimalis. Semoga berguna dan dapat menambah pengetahuan.

Referensi :

  • Mcgarryandmadsen.com
  • Modernize.com
  • Google images


Sumber https://www.arsitur.com/

Rabu, 09 Desember 2020

Pentingnya Waterproofing Dalam Bangunan

Kegagalan melakukan waterproofing pada bangunan mampu menyebabkan kerugian yang mau menelan biaya jutaan rupiah setiap tahun, belum lagi waktu yang terbuang sia-sia alasannya persoalan ini. Desain waterproofing anti air yang bagus dapat menghalangi kita mengalami dilema ini.

Kegagalan melakukan waterproofing pada bangunan dapat mengakibatkan kerugian yang akan men Pentingnya Waterproofing dalam Bangunan
Pentingnya Waterproofing dalam Bangunan

Pentingnya Waterproofing dalam Bangunan

Waterproofing artinya menangkal air masuk atau merusak unsur bangunan yang ada, utamanya bagian bangunan yang eksklusif berhadapan dengan air hujan. Penerapan waterproofing penting dilakukan untuk mencegah ruang dalam terlalu lembab yang mampu menghancurkan interior, furnitur dan aneka macam perbotan yang tersimpan di rumah.

Waterproofing dapat dijalankan dengan berbagai cara dan tata cara. Kaprikornus, Kapan waterproofing diharapkan ? Berikut yaitu beberapa bab bangunan yang membutuhkan waterproofing :

Atap bangunan

Atap berhadapan langsung dengan panas dan air hujan sehingga mampu menimbulkan pelapukan terhadap materi atap itu sendiri. Waterproofing pada atap genteng dijalankan dengan mengecat genteng tersebut secara berkala setiap 5 tahun sekali sehingga genteng tidak mudah lapuk dan menghindari resiko kebocoran.

Talang air

Apabila rumah Anda memakai talang air, ini mampu menjadi sumber kebocoran dan kelembaban dinding bab dalam balasan rembesan air. Partikel air mampu menembus beton dan menyebabkan beton basah sehingga dinding bab dalam juga ikut basah. Solusinya yaitu memberikan lapisan cat waterproofing pada talang air.

Tembok luar bangunan

Tembok luar bangunan perlu diberikan lapisan waterproofing, walaupun telah dilindungi atap, tetapi tembok luar masih potensial diguyur air hujan. Pasangan batako biasa pastinya bisa ditembus dengan gampang oleh air, acian juga masih memiliki pori yang dapat dimasuki air, sehingga perlu dilapisi cat waterproofing dengan lebih dari satu lapisan sehingga lebih aman dari rembesan air.

Kusen pintu dan jendela

Kusen pintu dan jendela biasanya yang dibuat dari kayu atau aluminium. Bahan-bahan ini juga gampang rusak oleh air yang membasahi mereka dikala hujan. Oleh sebab itu diharapkan lapisan cat eksterior (cat kayu/cat besi) dengan lapisan clear selaku waterproofingnya sehingga lebih awet.

Railing tangga/balkon

Beberapa rumah mungkin mempunyai railing di luar ruangan yang terkena guyuran air ketika hujan, sehingga perlu juga disertakan lapisan waterproofing untuk mencegah kerusakan. 

Prinsip-prinsip Kunci dari Waterproofing

Berikut ini yaitu prinsip-prinsip penting yang harus dipegang ketika ingin menciptakan bangunan yang tahan terhadap masalah air dan memiliki tingkat waterproofing yang bagus :

1. Alirkan air keluar dari bangunan dengan cepat

Semakin cepat Anda mengeluarkan air dari bangunan, semakin kecil kemungkinannya merembes dan bocor ke dalam struktur. Anda mampu melaksanakan ini dengan mengembangkan kemiringan permukaan sedapat mungkin, yang memajukan kecepatan perjalanan air di permukaan bangunan.

2. 90% genangan air terjadi pada persimpangan kritis

Misalnya mirip lapisan antara konferensi atap dan talang. Sistem bangunan saat ini kompleks, dan banyak yang eksklusif, yang bermakna bahwa rinciannya dilakukan oleh penyedia , bukan desainer bangunan. Dalam hal ini sungguh penting bagi arsitek atau desainer bangunan untuk memahami persimpangan ini dengan sungguh rinci untuk menangkal dilema air.

3. Genangan air terjadi alasannya kesalahan instalasi. 

Masalah ini terjadi alasannya adalah persiapan permukaan yang tidak mencukupi, penggunaan bahan yang tidak tepat, kegagalan untuk memperhitungkan pergerakan termal dan angin struktur, atau kesalahan manusia yang lain seperti tidak mengikuti prosedur pemasangan yang benar. Maka dari itu, profesionalisme dan pengawasan sangat penting dalam menangkal duduk perkara air.

Demikianlah mengenai Pentingnya Waterproofing dalam Bangunan, supaya berfaedah dan dapat memperbesar pengetahuan. Terima kasih.
Sumber https://www.arsitur.com/