Senin, 07 Juni 2021

Jenis Jenis Pintu Yang Terkenal Di Indonesia

Bagaimana cara sahabat membuka pintu di rumah? Apakah dengan mengayun salah satu segi daunnya atau dengan cara menggeser atau dengan cara melipat daun pintunya?  Tentu saja semua pintu memiliki jenis yang berlawanan. Berikut arsitur akan membahas lebih rinci perihal jenis-jenis pintu yang populer di Indonesia.

Jenis-jenis pintu yang terkenal di Indonesia.

Pintu adalah bab dinding yang dapat dibuka untuk akses keluar masuk orang dan barang ke dalam dan keluar ruangan. Sebelum menetapkan untuk memasang pintu pada bangunan hendaknya kita mengetahui terlebih dahulu tipe-tipe pintu dan beserta karakteristiknya masing-masing. Berdasarkan cara membukanya, ada berbagai jenis pintu yang terkenal di Indonesia antara lain :

1.    Pintu Sayap (Swing Door)


Pintu ini yakni tipe yang paling simpel dan banyak digunakan untuk hunian. Ada tipe tunggal dan ganda menyesuaikan dengan lebar kudapan. Bukaannya meraih sudut 90 derajat. Baiknya bagian yang terbuka diletakan menempel dinding agar menghemat ruang. Perangkat pada pintu ini meliputi kusen, daun pintu, engsel dan kunci.

Pintu swing atau disebut pintu ayun merupakan jenis pintu yang paling populer di Indonesia. Selain karena cara pemasangannya yang paling gampang, pintu swing ialah pintu yang paling abadi dan minim perawatan.

Pemasangannya juga yang termurah sebab komponennya sedikit dan bentuknya mudah. Bagian aksesoris dan hardware yang paling penting dari pintu ini ialah engsel. Selama pemasangan engsel sesuai dengan beban daun pintu maka engsel dapat bertahan hingga 10 tahun lebih tanpa perawatan.

Contoh pintu swing


Pintu swing dengan material dan aksesoris bermutu baik mampu bertahan usang meski dibuka tutup hingga ratusan kali setiap hari. Oleh alasannya adalah itu pintu swing sangat cocok untuk bangunan publik yang akan digunakan oleh banyak orang.

Dari tingkat privasi, pintu swing tergolong pintu yang dapat menutup secara tepat. Dengan coakan pada kusen membuat daun pintu masuk ke dalam kusen dan hanya menyisakan sedikit sekali celah. Pintu swing dapat menghalau debu, tetapi masih ada sedikit lubang di bab bawahnya dan umumnya akan dilapisi karet.

Kekurangan pintu swing yaitu dibutuhkan ruang yang cukup untuk membuka pintu yang ditunjukkan oleh garis lengkung pada gambar. Pintu swing juga dibagi lagi menjadi beberapa jenis mirip double swing untuk menciptakan bukaannya lebih lebar, Uneven, Opposing dan Revolving (lihat gambar di atas).


Baca Juga : Jenis Desain Pintu Utama Depan Rumah

2.    Pintu Geser/Sorong (Sliding Door)


Jenis pintu yang daunnya mampu digeser untuk membuka. Cara membukanya dengan didorong horisontal ke kiri/kanan atau ada juga vertikal ke segi atas, daun-daun pintu ini ditempatkan pada belakang rangka atau pada alat/rel, bagian jendela mampu dibuka sarat . Dibandng pintu sayap, pintu ini lebih hemat ruang tetapi perangkatnya lebih banyak.

Berbeda dengan pintu swing atau pintu ayun yang memerlukan ruang ke depan untuk membuka, maka pintu sliding memerlukan ruang ke samping untuk membuka sehingga pintu sliding atau pintu geser ini lebih cocok untuk dipakai pada ruangan yang memanjang dan sempit.

 Bagaimana cara sahabat membuka pintu di rumah Jenis jenis Pintu yang Populer Di Indonesia
Contoh pintu geser


Mekanisme geser padan pintu sliding ada berbagai macam, tetapi yang paling lazim adalah sistem gantung, dimana daun pintu digantung pada rel yang letaknya di atas. Roda rel ini lah yang bergerak sehingga pintu mampu dibuka tutup.

Pintu sliding lebih rentan rusak ketimbang pintu swing, kerusakan yang paling umum terjadi yaitu rodal penggantung yang macet. Roda penggantung membutuhkan perawatan dan pelumas. Disamping itu pintu sliding juga memberi lebih banyak celah untuk bubuk bisa masuk alasannya adalah ada jarak antara kusen/dinding dengan pintu.

3.    Pintu Lipat (Folding Door)


Jenis pintu ini dipakai untuk kudapan lebar mirip toko atau gudang. Cara membukanya dengan didorong dan melipat di kanan/kiri, daun-daun pintu diletakan/digantung pada alat/rel sehingga panel pintu yang relatif lebih kecil akan terlipat ke pinggir.

Contoh pintu folding
Pintu lipat atau folding door ialah jenis pintu yang paling cocok untuk menciptakan bukaan pintu paling lebar dengan ruang yang sedikit untuk membuka pintu sehingga lebih irit. Komponen pintu lipat adalah engsel, rel dan penggantung sehingga ialah adonan dari pintu swing dan pintu sliding.

Pintu lipat banyak digunakan untuk ruang keluarga, aula, ruang rapat dan ruang makan yang memerlukan takjil pintu yang besar serta tidak banyak memakan tempat. Bahan yang paling baik untuk menciptakan pintu folding yakni aluminium alasannya adalah ringan dan besar lengan berkuasa.

Baca Juga : Komponen & Hardware Pintu Swing

4.    Pintu Gulung (Rolling Door)


Merupakan jenis pintu yang paling hemat ruangan. Panel pintu lebih kecil lagi dan mampu digulung. Terdapat roll box di bab atas pintu. Pintu gulung ini umumnya yang dibuat dari aluminium yang kuat dan ringan. Mekanisme buka tutupnya dibantu dengan pegas sehingga bisa otomatis digulung ke atas.

Namun pintu ini tidak terlalu berpengaruh dibanding jenis pintu lainnya. Hal ini alasannya adalah daun pintunya yang sangat tipis dan cukup mudah untuk didobrak sehingga kurang cocok untuk pintu anti maling. Kekurangan yang lain ialah pintu ini gampang rusak pada mekanisme buka tutupnya sering macet jika tidak dirawat dengan baik.

Contoh pintu rolling door

Pintu gulung juga dianggap kurang berkelas dan lebih banyak dipasang cuma selaku epilog pada bangunan komersial seperti kios dan toko. Namun harganya relatif terjangkau dan sangat fungsional untuk kios dan toko yang memerlukan kudapan besar dengan ruangan yang kecil.

Nah demikian jenis pintu yang terkenal di Indonesia, kalau ada yang mendapatkan jenis baru harap ditambahkan di kolom komentar.

Sumber https://www.arsitur.com/

Minggu, 06 Juni 2021

Sayembara Desain Microhouse 2017 Archevent Uns

Periode Sayembara 13 Juni - 1 Oktober 2017


 
Intro
Salah satu permasalahan yang dihadapi oleh negara meningkat mirip Indonesia adalah perkembangan masyarakatyang sungguh pesat khususnya pada tempat perkotaan. Meningkatnya jumlah penduduk di perkotaan terjadi bukan cuma disebabkan oleh perkembangan masyarakatkota secara alamiah tetapi juga akibat arus perpindahan penduduk dari desa ke kota atau disebut urbanisasi.

Keinginan untuk menerima kehidupan dan penghasilan yang lebih baik ialah penyebab utama terjadinya urbanisasi. Perkembangan industri dan perdagangan yang begitu pesat serta berbagai kemudahan yang tersedia di kota juga menjadi aspek yang menarik bagi penduduk pedesaan untuk tiba ke kota.

Namun sayangnya, proses urbanisasi tidak diimbangi oleh ketersediaan lahan residensial yang cocok dan pantas. Hal tersebut menjadikan sulitnya memiliki rumah tinggal di tengah kota. Dengan lahan yang sangat terbatas di tengah kota, mereka berupaya untuk dapat bertahan hidup dengan membuat hunian yang patut untuk menyanggupi segala aktivitasnya.

Jadwal Sayembara
Pembukaan Sayembara : 11 Juni 2017
Pendaftaran Early Bird : 13 Juni - 8 Juli 2017
Batas Pendaftaran Reguler : 9 Juli - 29 September 2017
Batas pengumpulan karya : 1 Oktober 2017
Penjurian tahap satu : 6 Oktober 2017
Pengumuman lima besar : 8 Oktober 2017
Penjurian tahap dua : 21 Oktober 2017
Pengumuman Pemenang : 22 Oktober 2017

Hadiah Pemenang
Juara 1: Uang sejumlah Rp 7.500.000 beserta Sertifikat
Juara 2: Uang sejumlah Rp 5.000.000 beserta Sertifikat
Juara 3: Uang sejumlah Rp 2.500.000 beserta Sertifikat
Juara Harapan 1: Uang sejumlah Rp 1.000.000 beserta Sertifikat
Juara Harapan 2: Uang sejumlah Rp 500.000 beserta Sertifikat

Info lomba dan Sosmed
IG : archevent2017
FB: architecturevent
LINE: @edx9011j
Twitter: @archevent2017
Youtube: Archevent UNS
Email: vastuvidya@architecturevent.com
Contact Person:
Mayang : 082134981681
Ramzy : 081297933828
 


Sumber https://www.arsitur.com/

Perbedaan Bata Merah, Batako Dan Bata Ringan

Bata merah, batako dan bata ringan yaitu bahan bangunan yang memiliki fungsi yang sejenis. Ketiga bahan ini bisa digunakan untuk membuat dinding, senderan, dan tangga. Bata merah, batako dan bata ringan yaitu tiga material yang sungguh-sungguh berlainan baik dari sisi bahan, proses pembuatan, sifat dan aksara masing-masing.

bata merah vs batako vs bata ringan

Selain alasannya besar lengan berkuasa dan tahan usang, material-material ini juga sangat mudah didapat dengan harga yang relatif terjangkau. Ada beberapa jenis bata yang meningkat di Indonesia. Sebelum menetapkan untuk membangun rumah ada baiknya kita mengenali wacana masing-masing keunggulan dan kekurangan dari bata merah, batako dan bata ringan. Berikut yakni Perbedaan Bata Merah, Batako dan Bata Ringan dari segala aspek termasuk ukuran, material dan harga.

1. Bata Merah

bata merah

Bata merah merupakan jenis bata yang paling renta dan paling banyak dipakai di Indonesia. Bahan terutama ialah sejenis tanah liat  yang dicetak lalu dibakar sampai kering dan mengeras. Bahan ini juga mampu meredam suara tanpa mesti diberi lapisan suplemen. Pemasangan bata merah untuk materi dinding lazimnya memakai mortar dengan gabungan 1 PC : 3 PS.

Proses pemasangan bata merah menggunakan mortar

Karena material ini betul-betul padat sehingga jarang sekali terjadi keretakan dinding yang dibangun dari material bata merah. Selain itu bata merah sungguh tahan terhadap panas sehingga mampu menjadi perlindungan tersendiri dari bahaya kebakaran. Sebagai material bangunan, berikut merupakan kelebihan dan kekurangan bata merah.


Kelebihan Bata Merah :

  • Pemasangan mudah, tidak membutuhkan tukang khusus.
  • Ukurannya yang kecil membuat lebih mudah untuk distribusi.
  • Mudah untuk membentuk bidang yang relatif kecil
  • Harganya tidak mengecewakan terjangkau untuk semua golongan
  • Di Indonesia cukup gampang menerimanya
  • Perekatnya tidak butuhyang khusus, bisa dengan semen biasa
  • Tahan Panas dan tahan api, tidak terbakar.

Kekurangan Bata Merah :

  • Menyerap panas pada ekspresi dominan panas dan menyerap hambar pada isu terkini hambar, sehingga suhu ruangan tidak mampu dikondisikan atau tidak stabil.
  • Cenderung lebih boros dalam penggunaan material perekat.
  • Sulit menerima stok yang sama dalam jumlah yang banyak, ukuran setiap merek bisa berlainan-beda sehingga tidak kriteria
  • Karena susah menerima pasangan yang cukup rapi, maka diharapkan pelsteran yang cukup tebal untuk menghasilkan dinding yang cukup rata.
  • Dengan dimensi kecil sehingga perlu waktu pemasangan lebih lama dibandingkan bahan dinding yang lain.
  • Padat dan berat, sehingga cukup menambah beban struktur yang menopangnya.

Baca Juga : Jenis Bahan Material Plafon Rumah Drop Ceiling

2. Batako

batako

Batako merupakan jenis bata yang dibentuk dari gabungan semen dan pasir garang yang dicetak padat atau dipress. Selain itu ada juga yang membuatnya dari adonan batu tras, kapur dan air. Bahkan sekarang juga beredar batako dari adonan semen, pasir dan batubara. Berbeda dengan bata merah, batako yakni bahan adonan yang memanfaatkan semen sebagai pengikat.

Proses pemasangan batako menggunakan mortar

Karena komposisinya yang kurang padat, batako memiliki kekurangan yakni kekuatannya lebih rendah dari bata merah. Cenderung terjadi keretakan dinding, khususnya kalau bagian kosong yang tidak diisi dengan adukan spesi. Namun karena rongga inilah yang membuat batako mampu ditemukan dengan volume yang lebih banyak dan dengan harga yang lebih hemat biaya. Berikut ialah keunggulan dan kekurangan batako :

Kelebihan Batako :

  • Ukurannya besar, sehingga waktu dan ongkos pemasangan juga lebih irit.
  • Khusus jenis batako yang berlubang, mampu berfungsi sebagai isolasi udara.
  • Cukup mudah untuk membuat pekerjaan yang rapi, tidak butuhdiplester.
  • Lebih mudah diiris untuk sambungan tertentu yang membutuhkan serpihan.
  • Sebelum pemakaian tidak butuhdirendam air.
  • Kedap air sehingga sungguh kecil kemungkinan terjadinya rembesan air.
  • Pemasangan lebih cepat dan mudah, tidak membutuhkan tenaga khusus.

Kekurangan Batako :

  • Praktis terjadi retak rambut pada dinding.
  • Mudah dilubangi dan gampang pecah sebab terdapat lubang pada bab sisi dalamnya.
  • Kurang baik untuk insulasi panas dan bunyi.
  • Kurang tahan usang dibanding bata merah

Baca Juga : Beton Precast vs Cor di Lokasi, Apa Saja Perbedaannya ?

3. Bata Ringan

bata ringan

Disebut juga hebel atau celcon. Material ini dibuat dengan menggunakan mesin pabrik. Bata ini cukup ringan, halus dan memilki tingkat kerataan yang baik. Bata ringan ini diciptakan supaya dapat memperingan beban struktur dari sebuah bangunan konstruksi, mempercepat pelaksanaan, serta meminimalisasi sisa material yang terjadi pada dikala proses pemasangan dinding berlangsung. Pemasangan bata ringan membutuhkan mortar khusus (mortar jadi) semoga lebih merekat dengan baik.

Proses pemasangan batako memakai mortar

Berbeda dengan bata merah dan batako, bata ringan memiliki bobot yang jauh lebih ringan sehingga diklaim dapat mengurangi beban mati pada struktur bangunan. Selain itu bata ringan juga diklaim lebih mudah dipasang sehingga konstruksi lebih singkat dikerjakan. Berikut ini ialah keunggulan dan kelemahan bata ringan.

Kelebihan Bata Ringan :

  • Memiliki ukuran dan mutu yang seragam sehingga mampu menciptakan dinding yang rapi.
  • Tidak memerlukan siar yang tebal sehingga meminimalkan penggunaan perekat.
  • Lebih ringan dari pada bata biasa sehingga memperkecil beban struktur.
  • Pengangkutannya lebih mudah dikerjakan.
  • Pelaksanaannya lebih singkat ketimbang pemakaian bata biasa.
  • Tidak dibutuhkan plesteran yang tebal, lazimnya diputuskan hanya 2,5 cm saja.
  • Kedap air, sehingga kecil kemungkinan terjadinya rembesan air.
  • Mempunyai kekedapan bunyi yang bagus.
  • Kuat tekan yang tinggi.
  • Mempunyai ketahanan yang bagus kepada gempa bumi.


Kekurangan Bata Ringan :

  • Karena ukurannya yang besar, untuk ukuran tanggung, mencampakkan sisa cukup banyak.
  • Perekatnya khusus. Umumnya yaitu semen instan, yang dikala ini telah tersedia di lapangan.
  • Diperlukan keterampilan khusus untuk memasangnya, karena jikalau tidak dampaknya sungguh kelihatan.
  • Jika terkena air, maka untuk menjadi benar-benar kering dibutuhkan waktu yang lebih lama dari bata biasa.
  • Harga relatif lebih mahal dibandingkan dengan bata merah.
  • Agak sukar menerimanya, hanya toko material besar yang memasarkan bata ringan ini.
  • Penjualannya pun dalam volume (m3) yang besar.

Demikianlah wacana perbedaan antara bata merah, batako dan bata ringan. Silahkan pilih sesuai dengan kebutuhan sobat. Semoga artikel ini berguna dan dapat memperbesar wawasan, terima kasih.

Sumber https://www.arsitur.com/

Sabtu, 05 Juni 2021

Jenis-Jenis Jendela Berdasarkan Bukaannya


Jendela ialah bab dinding yang dilubangi (cukup besar) untuk pencahayaan ruangan. Jendela yang daunnya mampu dibuka juga berfungsi sebagai ventilasi keluar masuknya udara dalam ruangan. Pemasangan jendela pada rumah tidak hanya memperhatikan fungsi tetapi juga estetika saat jendela tersebut dilihat dari luar maupun dalam bangunan.

Jendela pada rumah yang dibuat dengan lis yang indah

Ada beragam jenis jendela yang bisa dipasang di rumah sesuai dengan kebutuhan dan selera desain masing-masing. Sebelum menetapkan untuk memasang jendela pada bangunan hendaknya kita mengenali apalagi dahulu tipe-tipe dan jenis jendela dan beserta karakteristiknya masing-masing. Berdasarkan jenis bukaannya, ada berbagai macam jendela yang terkenal di Indonesia antara lain :

1.    Jendela Sayap atau Jendela Ayun (Swing Window)
 
Jenis jendela swing adalah jendela yang daunnya digantung pada ambang atas/bawah atau pada sisi samping. Daun-daun jendela ini ditempatkan pada engsel depan/belakang. Bagian jendela mampu dibuka sarat .

Jendela swing yakni opsi yang tepat ketika kita ingin menciptakan jendela dengan takjil penuh, alasannya adalah sistemnya seperti dengan pintu. Namun kelemahan jenis jendela swing ini yaitu mengkonsumsi banyak ruang untuk membuka jendela.

Contoh jendela ayun (engsel di atas) - img by pinterest

Arah kudapan jendela swing lazimnya yakni keluar bangunan, bukaan jendela dikunci dengan memakai kait angin yang menahan semoga daun jendela tetap terbuka serta tidak diterbangkan angin. Membersihkan jenis jendela ini mesti dilakukan dari luar bangunan.

Komponen dari jendela ayun ialah kusen jendela, jaun jendela, kaca, engsel ayun, grendel dan kait angin. Komponennya tergolong cukup sederhana dan gampang untuk dipasang dan tidak membutuhkan tukang khusus sehingga mampu lebih irit ongkos.

Baca Juga : Rasio Luas Jendela dengan Luas Lantai


2.    Jendela Sorong atau Jendela Geser (Sliding Window)
 
Pada jenis jendela geser, daun-daun jendela dapat didorong secara vertikal atau horizontal. Daun-daun jendela ini diposisikan pada alur depan rangka atau pada alat/rel. Bagian jendela mampu dibuka nyaris setengahnya.

Jenis jendela sliding yakni opsi yang tepat untuk  rumah di lahan sempit, alasannya adalah tidak memerlukan ruang untuk membuka jendela sementara udara masuk yang diperoleh juga cukup besar. Jendela sliding juga lebih gampang dipasangi kawat nyamuk atau mosquito net dan tidak mengusik metode bukaan jendela.

Contoh jendela geser - img by pinterest

Komponen jendela geser atau jendela sliding sedikit lebih banyak dari jendela ayun alasannya perlu rel pada jendela. Namun untuk jendela geser yang berskala kecil, cukup menyediakan coakan kaca selaku rel sehingga tidak perlu suplemen aksesoris.

Pemasangan jendela geser tergolong lebih rumit dibandingkan jendela ayun dan memerlukan tukang yang lebih terlatih dalam memasang jendela. Dengan demikian maka harga jendela geser beserta biaya pasang umumnya sedikit lebih mahal dari jendela ayun.

Baca Juga : Perhitungan Luas Jendela untuk Pencahayaan


3.    Jendela Mati (Fix Window)
 
Jendela ini daunnya tidak dapat dibuka sehingga hanya bisa berfungsi selaku pencahayaan ruangan. Jendela fix cocok dipakai untuk ruangan yang terisolasi namun masih mampu tembus cahaya. Penggunaan jendela fix contohnya adalah di kamar mandi untuk memperoleh cahaya masuk namun tidak mengijinkan bau kamar mandi keluar.


Demikianlah tentang jenis-jenis jendela yang populer di Indonesia, sesudah mengenali masing-masing bentuk dan fungsi dari setiap jenis jendela di atas agar teman bisa lebih bijak menentukan dan memasang jendela di rumah. Semoga bermanfaat dan mampu menambah wawasan terim kasih.

Sumber https://www.arsitur.com/

Ruu Arsitek Di Indonesia Kesannya Disahkan Pemerintah

 

Pada Hari ini, 12 Juli 2017 Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dan Pemerintah karenanya menyepakati draft Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang arsitek yang sudah dibahas sejak tahun kemudian. Dalam rapat kerja yang didatangi oleh lima Kementerian terkait hari ini, draft RUU yang telah berakhir disusun oleh Panitia Kerja (Panja) RUU arsitek disepakati oleh kedua belah pihak. Nantinya UU tersebut akan terdiri dari 11 bagian dan 45 pasal.

Beberapa hal strategis yang dikelola dalam RUU ini seperti layanan praktik arsitek, patokan arsitek, arsitek Asing, hak dan kewajiban, organisasi profesi, pelatihan arsitek, hingga sanksi administratif.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Basuki Hadimuljono menyampaikan, melalui UU arsitek ini, nantinya para arsitek Indonesia, beserta pengguna jasa arsitek akan memiliki Iandasan dan kepastian hukum. Pasalnya, Indonesia menjadi satu-satunya negara di Asean yang belum memiliki landasan aturan bagi profesi arsitek.

Adanya landasan aturan akan menimbulkan profesi arsitek di Indonesia makin berkembang dan berdaya saing tinggi. Hal ini pada jadinya dibutuhkan mampu mendorong kenaikan bantuan arsitek dalam pembangunan nasional.

Baca juga : 20+ Inspirasi Rumah Minimalis 1 Lantai dengan Atap Pelana Menyamping

Dalam RUU juga diatur pembentukan suatu dewan organisasi yang independen yang bersifat mandiri dan independen yang mempunyai tugas dan fungsi untuk membantu Pemerintah Pusat dalam penyelenggaraan keprofesian Arsitek.

Adanya UU arsitek juga akan memberikan jaminan para arsitek Indonesia untuk mampu menjadi tuan rumah di negeri sendiri. Pasalnya UU ini juga mewajibkan arsitek asing yang bekerja di Indonesia untuk koordinasi dengan arsitek setempat dalam rangka alih keahlian dan pengetahuan.

Hal ini pun disambut gembira oleh Ketua Umum Ikatan Arsitek Indonesia Ahmad Djuhara. Ia bilang, lahirnya UU arsitek di Indonesia membuat profesi ini memajukan kesempatan arsitek Indonesia untuk melebarkan sayapnya. Menurutnya, ada sekitar 400 arsitek Indonesia di luar negeri yang memerlukan UU ini biar mampu bersaing di mancanegara.

Setelah disepakati draftnya pada hari ini, RUU ini selanjutnya akan dibawa ke pembahasan tingkat II Paripurna DPR RI, untuk mampu disahkan menjadi Undang-undang

Dikutip dari :
https://finance.detik.com/gosip-ekonomi-bisnis/d-3554857/profesi-arsitek-ri-bakal-dikelola-undang-undang-ini-manfaatnya?utm_source=whatsapp&utm_campaign=detikcomsocmed&utm_medium=btn&utm_content=finance


Sumber https://www.arsitur.com/

Jumat, 04 Juni 2021

Gaya Desain Vintage : Sejarah, Prinsip Dan Contohnya

Pernahkah teman mendengar ihwal vintage style ? Kata vintage sering muncul selaku istilah untuk suatu gaya rancangan untuk arsitektur, interior, fashion dan lain-lain. Dalam postingan ini arsitur akan menerangkan lebih rincian tentang Gaya Vintage ini.

Perkembangan rancangan yang modern melahirkan bentuk yang condong monoton, pabrikasi, seragam sehingga sering menciptakan konsumen merasa jenuh. Beberapa orang lalu mencoba kembali memakai benda-benda masa lampau yang klasik dan bernilai seni tinggi. Salah satu gaya yang berkembang adalah vintage, dan aku rasa sebagian besar pelaku rancangan sudah mengenali perihal kata ini.

Dalam kamus oxford, vintage bisa bermakna Old and of Very High Quality. Hal ini bermakna vintage merupakan sesuatu yang bau tanah/antik baik dari segi usia objek itu sendiri atau objek baru yang dibentuk dengan gaya antik yang terkenal pada abad lalu. Konsep vintage berkesan mengembalikan suasana tempo dahulu tetapi tidak meninggalkan unsur terbaru yang higienis dan rapi.

Gaya Vintage - img by PxHere

Vintage juga mampu diartikan dengan barang-barang yang di produksi pada kurun kini, namun masih memiliki versi klasik dan antik yang mampu mengingatkan pada dekade 1920 hingga 1970an. Objek yang dapat dikatakan mempunyai gaya vintage biasanya mempunyai nilai atau rancangan bermutu yang diakui pada zamannya.

Kata vintage ini di Eropa mulanya dipakai tatkala panen anggur, hingga ketika ini pun kata itu masih digunakan dalam proses pembuatan anggur menjadi minuman wine. Layaknya wine, kian renta harganya kian mahal.

Vintage dipakai untuk menggambarkan sesuatu yang bau tanah, kuno tetapi klasik dan memiliki niai yang tinggi. Benda-benda yang dimaksud mampu berbentukfashion, furniture, pelengkap, sepeda, sepeda motor dan kendaraan beroda empat.

Baca juga : Mengenal Gaya Desain Transitional (Gaya Peralihan) dan Contohnya

Salah satu cara yang dapat dikerjakan untuk mendatangkan kesan vintage dalam suatu rancangan atau ruangan yaitu selaku berikut :

1. Menggunakan kembali secara utuh benda benda kuno yang memiliki nilai nostalgia yang tinggi.
2. Refinishing furnitur menjadi lebih antik, umumnya dengan mengganti warna
3. Mengambil bagian benda antik yang bernilai seni dan menggabungkannya dengan yang gres

Namun dikala ini juga sudah banyak yang sengaja menciptakan furniture gres dengan gaya vintage baik dengan material yang baru ataupun recycle.

Vintage dalam Arsitektur 

Gaya vintage juga menghipnotis kemajuan arsitektur, terbukti dengan adanya Arsitektur Vintage yang unik dan mempunyai gaya tersendiri. Dalam hal ini kami mengambil Contoh Arsitektur Vintage yang dibangun pada zaman terbaru :

Baca juga : Pengertian Arsitektur Tropis, Ciri, Prinsip dan Contohnya

Space Asia Hub di Singapore

Contoh bangunan arsitektur vintage

Terletak di Bencoolen Street, di Distrik Seni Singapura, Space Asia Hub adalah rumah untuk koleksi desain yang unik. Karya yang dipamerkan di sini yakni karya seni yang dibentuk oleh desainer setempat dan mengingat Singapura ialah salah satu sentra rancangan dunia. Bangunan perumahan Space Asia Hub menelan biaya $ 50 juta, dan memadukan gaya rancangan vintage dengan arsitektur modern.

Kompleks ini yang dibuat dari dua bangunan bau tanah adalah : sebuah bungalow putih yang diubah menjadi ruang makan yang digunakan untuk pesta koktail, dan Heritage House menampilkan interior terbaru dengan sofa yang elegan. Jembatan kaca gaya modern menghubungkan dua landmark yang bersejarah.
Sumber https://www.arsitur.com/

Kiat Mengatasi Rumah Yang Panas Dan Gerah

Cara menanggulangi rumah panas berikut ini sungguh efektif dipraktekkan untuk perancangan rumah gres maupun menerapkannya pada rumah yang telah jadi. Ini yaitu solusi jitu biar rumah Anda tidak panas dan gerah. Tidak ada orang yang betah tinggal di rumah yang panas, apalagi dengan pemanasan global yang menciptakan suhu di perkotaan di atas normal.

Cara mengatasi rumah panas berikut ini sangat efektif diterapkan untuk perancangan rumah b Tips Mengatasi Rumah yang Panas dan Gerah
Tips Mengatasi Rumah yang Panas dan Gerah

Rumah yang nyaman yakni harapan setiap orang dan salah satu aspek kenyamanan yaitu suhu. Rumah yang panas tentu tidak nyaman untuk ditinggali. Orang-orang akan beralih memakai AC yang tentu saja memakan banyak biaya. Namun ternyata ada beberapa cara untuk menghemat panas pada rumah melalui rancangan yang sempurna. Berikut yaitu beberapa hal yang mampu dikerjakan :

01. Gunakan Ventilasi Silang

Cara mengatasi rumah panas yang pertama Ventilasi menciptakan pedoman udara pada bangunan. Sebaiknya memakai ventilasi silang agar udara mengalir melewati bangunan. Bila perlu tambahkan ventilasi pada atap karena udara panas bergerak naik sehingga lebih singkat dikeluarkan dari bangunan.


Cara mengatasi rumah panas berikut ini sangat efektif diterapkan untuk perancangan rumah b Tips Mengatasi Rumah yang Panas dan Gerah
Ventilasi silang yang benar

Cara alami yakni dengan menyediakan ventilasi silang (cross ventilation). Posisikan bukaan jendela mirip yang terlihat pada gambar di atas sehingga sirkulasi ruangan dapat berlangsung dengan baik. Ventilasi satu sisi tidak akan menunjukkan anutan udara sebaik ventilasi silang ini, tetapi pastikan posisinya ideal (mirip gambar) sehingga tidak membuat kita masuk angin.


02. Membuat Isolasi Panas

Cara menangani rumah panas yang perlu dilaksanakan yakni memberi batas atau sekat pada bagian rumah yang terkena panas matahari secara langsung, dalam hal ini yang paling penting ialah bab atap. Sekat tersebut bisa dibuat dengan bahan aluminium foil yang dipasang di bawah genteng atau juga memberi plafon di ruangan atau melakukan kedua cara tersebut untuk hasil yang lebih baik.

Pada bab rumah yang kena panas matahari, akan menyerap panas dan kemudian memantulkan sebagian dan meneruskan sebagian yang lain ke bawah. Sehingga dengan adanya lapisan aluminium foil atau plafon tersebut bisa menahan hawa panas semoga tidak turun ke ruangan yang kita tinggali. Inilah kenapa loteng rumah umumnya sangat panas di diang hari, apalagi untuk pengguna atap baja ringan.

Baca juga : Tips Menghilangkan Noda Furniture Kayu

03. Langit-langit dibuat lebih Tinggi

Ketinggian langit-langit memberi jarak terhadap penghuninya, disini juga terdapat pembiasaan suhu sehingga kian tinggi langit-langit kian baik. Makanya banyak desainer yang menciptakan atap ekspos untuk menambah jarak dengan penghuni.

Semakin dekat jarak atap dengan lantai artinya semakin cepat panas matahari menyentuh lantai dan menghangatkan ruangan. Cara mengatasi rumah panas adalah dengan membuat langit-langit atau plafon yang tinggi dan buatlah banyak ventilasi didalam rumah. Plafon mampu ditinggikan sampai 3.5 meter dari lantai sehingga ada cukup ruang dan jarak untuk menetralkan panas.

04. Orientasi Bangunan kepada Matahari

Cara menanggulangi rumah panas berikutnya ialah penataan ruang hendaknya diubahsuaikan dengan arah penyinaran. Ada bagusnya takjil jendela ke arah utara atau selatan sehingga ruangan tidak terlampau terpapar matahari. Bila pun terpaksa meletakan jendela di posisi timur atau barat, usahakan memakai gorden, topian (shading) atau tirai untuk mengusir sinar matahari.

05. Mengurangi Efek Rumah Kaca

Efek rumah beling tujuannya saat panas mampu masuk dengan gampang tetapi tidak bisa keluar rumah alias terperangkap di dalam rumah. Ini terjadi bila rumah memakai banyak jendela besar dan tertutup tanpa gorden yang dapat menghalau panas.

Cara mengatasi rumah panas yaitu dengan menggunakan gorden untuk menangkal panas matahari memasuki bangunan. Meskipun bukan sinar matahari langsung, namun pantulan sinar matahari ke lantai luar mampu masuk lewat jendela.

06. Lebih Baik Bentuk Atap Segitiga

Bentuk atap datar terkadang terlihat lebih modern dan futuristik, namun mempunyai kekurangan dalam mengurus panas sehingga perlu dibuat lebih tinggi. Jika dilihat memang atap segitiga lah yang paling tepat dipraktekkan di Indonesia karena paling baik dalam menanggulangi panas matahari.

07. Material Eksterior Rumah

Material khususnya epilog atap dan dinding juga perlu diamati. Sebagai teladan bahan atap dari seng akan lebih singkat meneruskan panas daripada beton yang mampu meredam panas. Ada pula genteng keramik yang mempunyai kemampuan memantulkan panas sehingga peresapan lebih minim.

Baca juga : Cara Mengatasi Lalat di Rumah

08. Pilihan Warna Rumah

Secara sederhana warna jelas memantulkan panas dan warna gelap menyerap panas, jadi telah jelas warna mana yang lebih baik. Namun bukan berarti sebuah kewajiban menggunakan warna terperinci di semua bab. Terkadang selera setiap orang berlawanan-beda sehingga hal ini mampu didiskusikan dengan perancang. Sementara itu warna putih adalah warna terbaik untuk memantulkan semua panas matahari, putih tidak menyerap panas, sebaliknya hitam menyerap panas dengan sangat baik.

09. Tambahkan Taman dan Vegetasi

Cara menanggulangi rumah panas berikutnya ialah meletakan tumbuhan di rumah yang bisa menjadi peredam panas yang baik di siang hari. Konsep Green Design bisa dipraktekkan di sini untuk menerima penghawaan terbaik dari tumbuhan.

10. Gunakan Elemen Air di Rumah

Salah satu cara menanggulangi rumah panas yang bisa dijalankan ialah dengan menambahkan kolam. Baik bak ikan ataupun kolam renang, jika perletakannya sesuai maka dapat membuat ruangan menjadi lebih sejuk. Air tidak gampang berganti suhunya, sehingga kalau udara di ruangan panas akan terjadi pedoman udara dari kolam ke ruangan dan menciptakan ruangan menjadi lebih sejuk.

Demikian kiat nya kalau ada yang mempunyai wangsit lain silahkan ditambahkan pada kolom komentar.

Sumber https://www.arsitur.com/